Home Lifestyle Mengenal Leumeung, Makanan Khas Malingping dan Cara Membuatnya
Lifestyle

Mengenal Leumeung, Makanan Khas Malingping dan Cara Membuatnya

Bagikan
Leumeung
Leumeung, makanan khas Malingping (pinrest)
Bagikan

finnews.id – Di wilayah selatan Banten, tepatnya di Malingping, terdapat sebuah kuliner tradisi yang aromanya langsung membangkitkan kenangan masa lalu: Leumeung.

Hidangan sederhana yang dimasak dalam ruas bambu ini bukan sekadar makanan, tetapi warisan budaya yang menghangatkan, turun-temurun dari leluhur hingga generasi sekarang.

Jejak Sejarah Leumeung, Sajian Warisan Tanah Jawara

Konon, Leumeung telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banten sejak masa lampau, ketika masyarakat mengolah bahan pangan dari hasil bumi setempat. Beras ketan yang melimpah, santan kelapa kampung, serta daun atau batang bambu yang mudah ditemukan menjadi tiga elemen utama yang membentuk kuliner khas ini.

Di masa dahulu, Leumeung kerap dijadikan bekal perjalanan, hidangan saat panen, hingga suguhan kehormatan bagi tamu pada era Kesultanan Banten. Proses memasaknya yang penuh kesabaran mencerminkan kekayaan tradisi dan kearifan lokal masyarakat Malingping.

Aroma Khas dari Bara Api

Ciri khas Leumeung muncul dari proses pembakaran perlahan di atas bara api. Daun atau batang bambu yang menghitam menjadi pelindung alami, menjaga agar rasa gurih-manis beras ketan dan santan meresap sempurna.

Saat bambu mulai mengeluarkan bunyi letupan kecil, itulah tanda Leumeung sudah matang. Momen terbaik adalah ketika membelah bambu panas tersebut—sensasi deg-degan seketika terbayar oleh tampilan ketan putih yang pulen dengan aroma yang begitu akrab dan menenangkan.

Leumang dan “Pasangan Sejati”nya

Tak hanya enak dimakan langsung, Leumeung biasanya disajikan bersama berbagai pendamping yang membuat rasanya semakin istimewa, seperti:

  • Sambal terasi pedas
  • Ikan asin atau jambal roti
  • Empal daging khas Banten
  • Ayam serundeng
  • Tape peyeum
  • Kopi hitam panas, cocok dinikmati di pagi hari

Perpaduan gurihnya ketan dan pedas-asin sambal menjadi harmoni yang membuat siapa pun sulit berhenti menyantapnya.

Resep Leumeung Khas Malingping

Bahan-bahan:

  • 500 gr beras ketan putih (cuci bersih, rendam ± 2 jam)
  • 400 ml santan kental (dari 1 butir kelapa tua)
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm gula pasir (opsional)
  • Batang bambu muda atau daun bambu secukupnya
  • Daun pisang (opsional, untuk alas bagian dalam)

Cara Membuat Leumeung

1. Siapkan Bambu

Potong bambu muda sepanjang 30–40 cm, lalu bersihkan bagian dalamnya.

Jika hanya menggunakan daun bambu, gulung hingga membentuk silinder yang rapat dan kokoh.

2. Masak Ketan dengan Santan

Campurkan ketan yang sudah direndam dengan santan, garam, dan gula.

Masak hingga ketan setengah matang, tujuannya agar rasa santan meresap sejak awal.

3. Masukkan ke Dalam Bambu

Isi bambu dengan ketan setengah matang. Jangan terlalu penuh—beri ruang untuk ketan mengembang saat dimasak.

4. Bakar di Atas Bara Api

Bakar bambu di atas bara api sambil diputar pelan-pelan.

Proses ini biasanya memakan waktu 1–1,5 jam sampai bambu menghitam dan ketan matang merata.

5. Siap Disajikan

Setelah matang, diamkan sebentar hingga hangat, lalu belah bambu.

Leumeung yang pulen dan harum siap dinikmati!

Sajian Pendamping yang Cocok

  • Sambal terasi pedas nan menggugah selera
  • Ikan asin, jambal roti, atau ikan bakar
  • Empal daging, ayam serundeng
  • Kopi hitam panas untuk sarapan sederhana nan nikmat

Leumeung: Kuliner, Budaya, dan Kenangan

Leumeung bukan hanya hidangan lezat, tetapi juga kisah panjang tentang kebersamaan dan kehangatan keluarga di Malingping, Tanah Jawara. Setiap gigitannya menghadirkan nostalgia yang membuat siapa pun rindu pulang ke Banten Selatan.

Selamat mencoba, semoga aroma Leumeung selalu membawa Anda kembali pada kenangan terbaik akan kampung halaman.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

finnews.id – Memulai bisnis kuliner menjadi pilihan strategis bagi banyak orang yang...

Lifestyle

Solusi Nyeri dan Memar, PT Tunggal Idaman Abdi Rilis Thrombovoren Emulgel

finnews.id – Tren gaya hidup aktif kini tengah menjamur di Indonesia. Semakin...

Tanaman Hias Lidah Mertua (rri)
Lifestyle

Jenis Tanaman Hias Multi Fungsi Terbaik untuk Kesehatan dan Dekorasi Rumah

finnews.id – Di tengah gaya hidup modern yang membuat kita lebih sering berada...

The Palace Jeweler gelar Semarak Pengundian Nasional 2026! Borong perhiasan emas & berlian, menangkan motor Yamaha dan hadiah mewah lainnya di 83 gerai.
Lifestyle

Banjir Hadiah! Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 Dimulai, Saatnya Borong Berlian dan Bawa Pulang Motor

finnews.id – Pernahkah Anda membayangkan belanja perhiasan mewah tapi malah pulang membawa...