Home Tekno 5 Alasan Buat Skip Steam Machine jika Kamu Ngejar Performa Maksimal
Tekno

5 Alasan Buat Skip Steam Machine jika Kamu Ngejar Performa Maksimal

Bagikan
Alasan Skip Steam Machine
Alasan Skip Steam Machine, Image: Valve
Bagikan

finnews.id – Alasan skip Steam Machine menjadi pertimbangan utama bagi gamer yang mengejar performa maksimal.

Perangkat ini hadir dengan desain ringkas dan spesifikasi cukup tinggi. Namun, banyak PC gamer modern menemukan batasan saat memainkan game AAA terbaru dengan grafis maksimal.

Dengan prosesor AMD Zen 4 dan GPU RDNA3, Steam Machine cukup kuat untuk beberapa game populer.

Tetapi PC desktop high-end tetap unggul dalam performa murni.

Terbatasnya Upgrade Hardware

Salah satu alasan skip Steam Machine adalah keterbatasan upgrade hardware.

Desain kompak membuat mengganti GPU, menambah RAM, atau memperbarui CPU sulit dilakukan sendiri. Gamer yang ingin mengikuti tren teknologi atau meningkatkan performa game berat akan merasa frustrasi.

Banyak pengguna memilih PC desktop karena fleksibilitasnya.

PC desktop memungkinkan upgrade kapan saja sehingga bisa menjalankan game terbaru tanpa kompromi.

Game AAA Modern Tidak Selalu Optimal

Steam Machine mendukung SteamOS 3 dan dapat menjalankan game Windows lewat Proton.

Namun, kompatibilitas tidak selalu sempurna. Banyak game AAA menuntut grafis tinggi sehingga frame rate turun dibandingkan PC Windows dengan GPU kuat.

Gamer yang mengejar performa maksimal memilih platform native agar pengalaman bermain tetap mulus.

Keterbatasan Gaming 4K dan VR

Steam Machine mampu menampilkan output 4K melalui DisplayPort dan HDMI dengan refresh rate tinggi.

Namun, game AAA modern yang menuntut grafis maksimal sering memerlukan GPU lebih kuat.

Gamer yang ingin bermain VR atau menikmati 4K tanpa kompromi akan merasa Steam Machine kurang memadai.

Sistem konsol-like ini tidak selalu menyediakan latensi rendah atau frame rate stabil.

RAM dan VRAM Terbatas untuk Game Berat

Steam Machine memiliki 16GB DDR5 dan 8GB GDDR6 VRAM.

Kapasitas ini terkadang kurang untuk game modern dengan tekstur besar atau simulasi kompleks.

Gamer yang ingin performa maksimal dan grafis tinggi akan mengalami batasan.

PC desktop high-end menawarkan RAM dan VRAM lebih besar sehingga pengaturan maksimal lebih lancar.

Konektivitas dan Fleksibilitas Terbatas

Steam Machine mendukung Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, dan berbagai port.

Namun, fleksibilitas tetap kalah dibanding PC desktop kustom.

Gamer yang menggunakan banyak peripheral, streaming, atau multitasking akan menemukan batasan.

Alasan skip Steam Machine muncul karena konektivitas dan fleksibilitas sangat penting untuk performa maksimal.

Bottom Line

Steam Machine menarik untuk living room gaming atau gamer kasual.

Namun, bagi yang mengejar performa tinggi di game AAA, perangkat ini menunjukkan beberapa keterbatasan.

Upgrade sulit, grafis terbatas, RAM dan VRAM kecil, serta fleksibilitas rendah menjadikan PC desktop high-end lebih cocok.

Gamer hardcore yang lebih diuntungkan dengan sistem yang mendukung performa tinggi, kompatibilitas luas, dan upgrade fleksibel.

Referensi:
PC Gamer, TechRadar, Tom’s Hardware, IGN, Steam Deck Official Specifications

Bagikan
Artikel Terkait
Inilah Teknologi 'Monster' di Balik Artemis II, Mesin Paling Powerfull yang Pernah Manusia Ciptakan
Tekno

AMAZING! Inilah Teknologi ‘Monster’ di Balik Artemis II, Mesin Paling Powerfull yang Pernah Manusia Ciptakan

finnews.id – Era baru penjelajahan ruang angkasa resmi dimulai dengan kekuatan teknologi...

Tekno

Poco X8 Pro Resmi Meluncur! Performa Flagship Harga Rp4 Jutaan, Ada Edisi Khusus Iron Man

finnews.id – Poco kembali menggebrak pasar smartphone tanah air. Hari ini, Kamis...

Vivo X300 Series
Tekno

Gahar! vivo X300 Bawa Kamera ZEISS 200MP dan Chipset Dimensity 9500

finnews.id – vivo kembali menggebrak pasar smartphone flagship dengan merilis vivo X300....

Tekno

Baru Lagi, Motor Listrik China ini Resmi Masuk Indonesia

Finnews.id – Persaingan motor listrik di Indonesia semakin ketat. Kini produsen motor...