finnews.id – Timnas Norwegia sukses menorehkan sejarah baru setelah lolos ke Piala Dunia 2026 usai menghajar Italia 4–1 pada laga pamungkas Kualifikasi Grup I zona UEFA di San Siro, Senin (17/11/2025) dini hari WIB.
Hasil ini sekaligus mengirim Gli Azzurri ke babak playoff, memperpanjang periode sulit mereka di kualifikasi turnamen besar.
Italia sebenarnya memulai laga dengan impresif. Francesco Pio Esposito membawa tuan rumah unggul cepat pada menit ke-11 setelah menyambar umpan rendah Federico Dimarco.
Namun Norwegia bangkit di babak kedua dan mengubah jalannya pertandingan melalui gol Antonio Nusa, dua gol kilat Erling Haaland, serta penyelesaian akhir Jorgen Strand Larsen di masa tambahan waktu.
Kemenangan ini membuat Norwegia menutup fase grup dengan 24 poin dari 8 laga, menyapu bersih seluruh kemenangan, sekaligus memastikan kelolosan pertama mereka ke Piala Dunia sejak 1998.
Sementara Italia yang finis di posisi kedua dengan 18 poin—harus kembali melalui jalur playoff, sesuatu yang menghantui mereka sejak tersingkir di fase yang sama pada 2018 dan 2022.
Babak Pertama: Awal Meyakinkan Italia
Pertandingan dimulai dalam tempo tinggi. Italia yang tampil agresif memaksa Norwegia lebih banyak bertahan di 20 menit awal.
Percobaan Matteo Politano dan Davide Frattesi sempat menguji kiper Orjan Nyland, sementara crossing Dimarco berulang kali menjadi ancaman.
Puncaknya terjadi pada menit ke-11. Dimarco melakukan kombinasi apik dengan Retegui sebelum melepaskan umpan mendatar yang langsung disambar Esposito.
Gol ini disambut gemuruh publik San Siro dan membuat Italia semakin percaya diri.
Italia hampir menggandakan keunggulan di menit ke-36 ketika Esposito menanduk bola dari umpan Dimarco, namun arah bola melenceng tipis.
Lapangan yang licin akibat hujan deras juga membuat distribusi bola sedikit terganggu.
Norwegia sendiri tidak banyak menciptakan peluang berarti. Serangan balik mereka kerap dipatahkan Bastoni dan Mancini.
Hingga turun minum, Italia menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 dan dominasi penguasaan bola.
Babak Kedua: Norwegia Mengamuk, Italia Terpuruk
Memasuki babak kedua, Norwegia tampil jauh lebih agresif dan efektif. Sorloth langsung menguji Donnarumma lewat tembakan keras, pertanda perubahan ritme permainan tim tamu.
Tekanan itu terbayar pada menit ke-63. Kombinasi Sorloth dan Berge membuka ruang bagi Antonio Nusa yang kemudian melepaskan tembakan kuat ke tiang dekat, menaklukkan Donnarumma dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Sejak gol tersebut, Italia kehilangan kontrol permainan. Norwegia mengambil alih tempo dan menggandakan tekanan hingga akhirnya laga benar-benar berubah menjadi milik mereka.
Haaland Menghancurkan Italia dalam Satu Menit
Erling Haaland menjadi mimpi buruk bagi Italia. Pada menit ke-78, striker Manchester City itu mencetak gol melalui volley keras memanfaatkan umpan Oscar Bobb.
Hanya satu menit kemudian, Haaland kembali mencetak gol setelah menerima umpan terobosan Morten Thorsby.
Dengan tenang ia mencungkil bola melewati Donnarumma, menjadikan skor 3-1 dan mematikan mental Italia.
Dua gol kilat ini juga menempatkan Haaland sebagai salah satu top skor Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa.
Larsen Menutup Pesta Norwegia
Di masa injury time, Jorgen Strand Larsen memperbesar penderitaan Italia.
Setelah mengecoh Gianluca Mancini, ia melepaskan tembakan jarak dekat yang tak mampu dibendung Donnarumma. Skor pun menjadi 4-1 dan bertahan hingga laga usai.
San Siro hening. Sebagian penonton bahkan sudah meninggalkan stadion sebelum peluit akhir dibunyikan.
Pertandingan Italia vs Norwegia di San Siro menjadi malam dengan dua cerita berbeda.
Norwegia tampil tak kenal takut di babak kedua dan menunjukkan efektivitas yang luar biasa.
Sementara Italia kembali tersandung dalam laga krusial dan kini harus mempertaruhkan nasibnya di jalur playoff.
Kemenangan 4-1 tidak hanya memastikan langkah Norwegia ke Piala Dunia 2026, tetapi juga menegaskan kelas Erling Haaland sebagai penyerang paling dominan di sepak bola Eropa saat ini.