Sudut Pandang

Surga Seafood

Bagikan
Surga Seafood
Surga Seafood, Image: Mac Ruffy
Bagikan

Surga seafood dekat Bandara Soetta ini menyajikan pengalaman kuliner yang menggoda lidah. Suasana hangat, area makan nyaman, dan spot foto seru membuat setiap kunjungan berkesan. Sensasi seafood segar berpadu pelayanan ramah, gelak tawa pengunjung, dan momen bersama keluarga tercinta menjadikan santapan di Lembur Kuring penuh kenangan dan kepuasan.

————————————————————-

KOTA TANGERANG Sabtu sore di Kota Tangerang terasa hangat dan bersahabat.

Matahari mulai condong ke barat, memancarkan cahaya lembut sehingga akhir pekan terasa lebih santai.

Angin sepoi-sepoi membawa aroma tanah basah setelah hujan pagi tadi.

Perut mulai bergejolak, menuntut sesuatu yang istimewa untuk menutup pekan.

Oleh karena itu, pikiran langsung tertuju pada Lembur Kuring, surga seafood yang selalu menggoda lidah.

Kami menyetir sendiri dari rumah hanya sekitar 15 menit.

Mobil meluncur perlahan di kawasan Benda yang mulai ramai sore itu.

Lampu jalan mulai menyala dan memantulkan cahaya hangat di aspal basah.

Sementara itu, musik ringan menemani perjalanan, sehingga antisipasi membuat jantung sedikit berdebar.

Setiap tikungan dan persimpangan menambah rasa penasaran: kapan aroma seafood segar akan menyeruak dan membangkitkan selera?

Suasana sore membuat hati lebih rileks. Mentari mulai tenggelam di ufuk Barat, tetapi aroma hujan yang tersisa di udara membangkitkan selera.

Rasanya ingin segera mencicipi semua hidangan yang menjadi favorit keluarga.

Suasana Restoran dan Area Makan

Begitu tiba di resto yang tidak jauh dari Bandara Soetta itu, aroma seafood segar langsung menyambut hidung.

Bau bawang putih, cabai, dan udang panas berpadu menjadi aroma yang hampir membuat perut tak sabar.

Restoran menawarkan beberapa pilihan area makan.

Lesehan yang hangat dan santai memberikan kenyamanan bagi keluarga dengan Si Kecil.

Sementara itu, meja makan di ruangan ber-AC memberi kesejukan dan privasi lebih.

Area non-AC dengan ventilasi alami memberi kesan kasual dan angin sepoi-sepoi yang menyenangkan.

Tidak hanya itu, restoran menyediakan area khusus untuk berfoto, sehingga keluarga atau teman bisa selfie atau mengabadikan momen kebersamaan.

Di area foto tersedia ayunan dan beberapa properti lucu lainnya.

Si Kecil bisa bermain sebentar sambil menunggu makanan datang.

Sementara itu, keluarga bisa bersantai dan berfoto setelah menikmati hidangan.

Pelayanan di Lembur Kuring cepat dan ramah.

Para staf menyambut dengan senyum, membantu menata meja, dan memastikan semua kebutuhan terpenuhi tanpa terburu-buru.

Gelak tawa pengunjung lain menambah kehangatan suasana.

Ada keluarga yang berbagi porsi, pasangan muda yang saling memberi suapan, dan teman-teman yang bercanda sambil menikmati hidangan mereka.

Semua area terasa hidup tapi tetap nyaman sehingga pengalaman makan menjadi lebih lengkap.

Pembuka yang Menggoda: Tahu Kipas

Sekarang waktunya menikmati hidanga. Menu pertama yang kami santap adalah Tahu Kipas, seharga Rp50an ribu per porsi.

Kulitnya keemasan dan renyah, begitu dibelah tampak isian wortel, tauge, bawang putih, daun bawang, dan udang segar yang menambah kenikmatan saat mengunyah.

Gigitan pertama meledak rasa: manis udang berpadu dengan gurih sayuran tumis.

Tekstur renyah kulit luar dan lembut isi dalam membuat istri langsung tersenyum.

Pipinya memerah penuh kegembiraan.

Tahu Kipas memang menu pembuka favorit kami sejak lama.

Istri saya pun menatap dengan mata berbinar, sesekali menahan senyum sambil menikmati potongan terakhir.

Setiap suapan menjadi pembuka yang sempurna untuk petualangan kuliner di Lembur Kuring.

“Ya ampun, Pah! Enak banget deh ini,” kata dia sambil mengamankan 2 potong lagi untuk dimakan sendirian.

Sementara itu, tawa Si Kecil menambah kehangatan meja.

Pengunjung lain juga terlihat menikmati Tahu Kipas mereka, menciptakan atmosfer ramai tapi tetap nyaman.

Bintang Utama: Gurame Asam Manis dan Cah Kangkung

Tidak butuh waktu lama bagi kami untuk menunggu menu utamanya.

Gurame Asam Manis ±7 ons, seharga Rp 180 ribu.

Ikan matang dengan sempurna, daging empuk tapi tetap firm.

Saus tomat berpadu dengan irisan paprika hijau dan merah juga bawang bombay.

Bersamaan dengan Gurame, Cah Kangkung seharga Rp 35 ribu disajikan panas, harum, dan renyah.

Setiap gigitan Gurame, Kangkung dan nasi putih memberikan ledakan rasa yang seimbang: gurih, manis, dan sedikit renyah sayuran, menambah kesempurnaan hidangan.

Istri menatap dengan senyum puas, sesekali menahan tawa saat mencicipi kombinasi rasa yang kompleks.

Suasana kehangatan mengisi meja, berpadu dengan pengunjung lain yang menikmati pesanan mereka.

Pengalaman ini membuat restoran lebih dari sekadar tempat makan, tapi arena pengalaman kuliner yang memuaskan.

Sementara itu, aroma saus Gurame yang manis dan sedikit asam menyelimuti meja.

Tidak hanya menggoda lidah, tetapi juga membangkitkan selera.

Setiap suapan seakan mengingatkan kami pada kenangan kuliner sebelumnya.

Sensasi Pedas: Cumi Balado dan Kelapa Muda

Cumi Balado, seharga Rp 70an ribu, hadir dengan warna merah merona.

Cabai merah, cabai hijau, dan petai segar menciptakan aroma tajam yang menggoda.

Begitu digigit, pedasnya langsung membuat keringat mengucur di dahi dan pelipis.

Napas hangat, tapi sensasi itu justru menambah keseruan makan.

Tangan otomatis meraih kelapa muda segar yang disajikan langsung dari batoknya.

Air kelapa yang manis dan dingin membasuh mulut, menyeimbangkan rasa pedas cumi, menghadirkan sensasi segar dan menenangkan lidah.

Wajah keluarga terlihat puas. Si Kecil berseri-seri, pipinya memerah karena pedas cumi.

Suasana hangat dan hidup membuat restoran terasa hidup dan nyaman.

Pelengkap dan Minuman

Ayam Goreng satu ekor seharga Rp 117 ribu menggoda dengan kulit garing dan daging juicy.

Coca Cola tiga botol masing-masing Rp 15 ribu memberikan sensasi dingin di tenggorokan.

Es Cendol seharga Rp 33 ribu manis dan menyegarkan, menetralkan pedas dan gurih, melengkapi pengalaman makan malam yang memuaskan.

Total pengeluaran untuk tiga orang sekitar Rp530 ribu.

Porsi yang besar membuat beberapa hidangan bisa dibawa pulang, terutama Gurame dan Cumi Balado.

“Gurame dan cumi tolong dibungkus yah mba, gak abis ini porsinya banyak,” ucap saya yang dengan wajah yang puas.

Kenangan dan Kepuasan Akhir

Sepanjang malam, aroma seafood, bumbu yang kaya, dan rasa pedas manis menyelimuti meja kami.

Tawa, senyuman dan mata yang berbinar dari dua orang tersayang menambah kehangatan momen.

Pengunjung lain terlihat menikmati hidangan mereka, terlihat riang dan berbagi potongan makanan, membuat restoran ramai tapi tetap nyaman.

Surga Seafood, Lembur Kuring memang bukan sekadar tempat makan.

Menu yang kaya rasa, porsinya melimpah, dan pelayanan ramah membuat pengalaman kuliner lebih dari sekadar santapan.

Hampir setiap akhir pekan, momen seperti ini meninggalkan kenangan hangat dan rasa puas yang sulit terlupakan.

Aroma, tekstur, dan sensasi rasa menyatu, menjadikan setiap suapan pengalaman yang memanjakan lidah.

Bagikan
Artikel Terkait
Sudut Pandang

Jejak Roda di Garut: Sebuah ‘Plot Twist’ Kencan Buta di Kota Intan

finnews.id – Deru mesin Honda Supra X125 memecah sunyi jalur Puncak menuju...

Dinasti Giovani
Sudut Pandang

Dinasti Giovani

Oleh: Sigit Nugroho Jangan pernah hitung pengeluaran untuk keluarga. Jangan sekali-kali. Kalau...

Sudut Pandang

Waduk Jatiluhur: Spot Ekowisata sekaligus Sumber Air Baku Utama Jakarta dan Bekasi

Bendungan Jatiluhur, atau Waduk Ir. H. Djuanda, merupakan bendungan terbesar di Indonesia...

Sudut Pandang

Gua Maria Kanada di Rangkasbitung, Salah Satu Destinasi Wisata Religi Jawa Barat

Di Rangkasbitung, Lebak terdapat destinasi wisata religi yang buka 24 jam. Tempat...