Home Lifestyle Jangan Percaya Lagi! Inilah 5 Mitos Weton Paling Populer yang Sering Bikn Salah Kaprah
Lifestyle

Jangan Percaya Lagi! Inilah 5 Mitos Weton Paling Populer yang Sering Bikn Salah Kaprah

Bagikan
Jangan Percaya Lagi! Inilah 5 Mitos Weton Paling Populer yang Sering Bikn Salah Kaprah
5 kesalahpahaman paling populer tentang jodoh dan nasib yang sering bikin Anda khawatir. Jangan percaya lagi!
Bagikan

finnews.id – Weton, sebuah perhitungan hari lahir dalam kalender Jawa, sudah mendarah daging dalam budaya masyarakat Indonesia, khususnya Jawa.

Sejak lama, weton dipercaya bisa meramal jodoh, menentukan kesuksesan, hingga meramalkan nasib buruk. Sayangnya, seiring waktu berjalan, banyak sekali keyakinan atau asumsi yang beredar di masyarakat mengenai weton yang justru tidak sesuai dengan pakem aslinya.

Inilah yang kita sebut sebagai mitos. Penting bagi kita untuk memahami dan membongkar 5 mitos tentang weton yang ternyata salah kaprah, agar kita bisa melihat tradisi ini dengan pandangan yang lebih jernih dan tidak terjebak dalam kekhawatiran yang tidak perlu.

Banyak orang terutama generasi muda yang merasa takut atau cemas berlebihan ketika mitos tentang weton yang ternyata salah kaprah mulai mengganggu pikiran mereka.

Misalnya, ada pasangan yang batal menikah hanya karena weton mereka dianggap pepetan atau ketemu, padahal dalam primbon Jawa klasik, perhitungan tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam dan tidak sesederhana “cocok atau tidak cocok.” Weton seharusnya menjadi panduan, bukan vonis mati yang menentukan nasib seseorang.

Dengan bahasa yang ringan dan informatif, mari kita ulas satu per satu kesalahpahaman ini, sekaligus mengembalikan fungsi weton sebagai kearifan lokal yang memperkaya budaya, alih-alih menjadi sumber ketakutan.

Mitos 1: Weton yang “Ketemu 25” (Pegat) Pasti Berujung Cerai

Ini adalah salah satu mitos paling menakutkan bagi pasangan yang hendak menikah. Konon, jika nilai neptu weton dijumlahkan dan menghasilkan angka 25 (misalnya, Minggu Kliwon 13 dan Jumat Legi 12), pasangan tersebut diramalkan akan berpisah atau bercerai (pegat).

Fakta yang Benar: Perhitungan Pegat adalah satu dari banyak metode petungan (perhitungan) dalam Primbon. Primbon Jawa tidak berhenti pada hasil penjumlahan saja! Jika hasilnya Pegat, masih ada tahapan perhitungan lain, seperti Sri-Lungguh-Gedhong-Lara-Pati, atau perhitungan Pancasuda (Wasesa Segara, Tunggak Semi, dll.). Nilai 25 hanyalah indikator awal, dan bukan keputusan final. Pakar weton sejati akan menyarankan solusi (misalnya melalui ritual ruwatan atau sedekah) alih-alih langsung membatalkan pernikahan.

Mitos 2: Orang dengan Weton “Tibo Pati” Pasti Cepat Meninggal

Mitos ini sering membuat orang tua cemas. Tibo Pati berarti ‘jatuh pada kematian’. Mitos yang beredar adalah bahwa seseorang atau rezeki keluarga yang dihitung dengan Tibo Pati pasti akan menghadapi nasib buruk atau kematian.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Promo Diskon Tiket Lebaran dari Garuda Indonesia, Rute Domestik dan Internasional

finnews.id – PT Garuda Indonesia Tbk menghadirkan promo spesial bertajuk “Takjil Ramadan”....

Lifestyle

Polemik Olahraga Padel: Dari Keluhan Warga Berujung Ditutup

finnews.id – Padel (bahasa Spanyol: pádel) adalah olahraga raket yang menggabungkan unsur-unsur...

Lifestyle

Valrhona Luncurkan Valrhona Cocoa Forest di Bali, Wujudkan Gastronomi Berkelanjutan

finnews.id – Nyanyi Bali, sebuah grup multigenerasi asal Bali, Indonesia yang bergerak...

LifestyleNews

Gubernur Kalimantan Timur ‘Disemprot’ Mendagri gara-gara Anggaran Mobil Dinas

finnews.id – Gubernur Kalimantan Timur diterpa kabar tak sedap. Tak hanya itu,...