FINNEWS.ID – Pelatih Manchester United Ruben Amorim kembali jadi sorotan usai kekalahan mengejutkan di Carabao Cup melawan Grimsby Town, tim yang berasal dari League Two. Meski tersingkir dengan cara yang memalukan, manajemen Setan Merah dikabarkan masih memberikan dukungan penuh kepada sang pelatih asal Portugal.
Hasil itu menjadi tamparan keras bagi United, terlebih karena mereka menurunkan sejumlah pemain inti. Namun, di balik kekecewaan fans, pihak klub justru menegaskan bahwa proyek jangka panjang di bawah Amorim tetap berlanjut.
Kekalahan Bersejarah yang Mengguncang Old Trafford
Carabao Cup musim ini mencatatkan sejarah kelam bagi Manchester United. Untuk pertama kalinya mereka kalah dari tim kasta keempat, dan itu terjadi ketika Ruben Amorim baru saja mencoba membangun fondasi baru di klub.
Kekalahan melalui adu penalti setelah tertinggal dua gol di awal pertandingan membuat atmosfer di Old Trafford semakin panas. Banyak pihak mempertanyakan apakah Amorim memang sosok yang tepat memimpin tim sebesar United.
Dukungan Penuh dari Pihak Manajemen
Menurut BBC Sport, meski banjir kritik, sumber internal klub memastikan bahwa dukungan terhadap Amorim tetap bulat. Mereka percaya perjalanan membangun ulang Ruben Amorim butuh waktu panjang dan tidak bisa diukur hanya dari beberapa hasil buruk.
Investasi besar sebesar £200 juta di musim panas ini menjadi bukti nyata bahwa manajemen ingin memberikan ruang bagi Amorim. Mereka juga tak ingin mengulang kesalahan cepat memecat manajer seperti yang terjadi pada Erik ten Hag tahun lalu.
Wayne Rooney Ikut Angkat Bicara
Legenda klub, Wayne Rooney, juga menyoroti kondisi Ruben Amorim. Menurutnya, kekalahan dari Grimsby memperlihatkan ada sesuatu yang tidak berjalan baik di dalam tim. Rooney bahkan menyebut klub terlihat “broken” dan perlu evaluasi mendalam.
Meski begitu, ia mengakui Amorim masih pelatih muda dengan potensi besar, hanya saja tekanan di Old Trafford jauh lebih berat dibanding pengalaman sebelumnya di Portugal.
Jadwal Berat Menanti
Situasi semakin menantang karena United akan menghadapi jadwal padat usai jeda internasional. Pertandingan melawan Burnley, derby kontra Manchester City di Etihad, hingga laga klasik melawan Liverpool akan menjadi ujian sesungguhnya.
Jika Ruben Amorim gagal bangkit, sorotan publik bisa semakin tajam dan tekanan untuk perubahan bisa tak terbendung.