Home News Satryo Soemantri Klaim Demo ASN Soal Penolakan Mutasi!
News

Satryo Soemantri Klaim Demo ASN Soal Penolakan Mutasi!

Satryo Soemantri Brodjonegoro anggap demo ASN terkait penolakan mutasi

Bagikan
Satryo Soemantri Brodjonegoro Klaim Demo ASN Soal Penolakan Mutasi
Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro
Bagikan

Satryo Soemantri Brodjonegoro anggap demo ASN terkait penolakan mutasi besar-besaran, bukan kekerasan

finnews.id – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro akhirnya buka suara soal polemik yang memicu demo dari pegawai ASN Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Satryo Soemantri Brodjonegoro menegaskan bahwa unjuk rasa tersebut terkait dengan penolakan terhadap mutasi besar-besaran oleh pihaknya, bukan karena kekerasan atau arogansi seperti yang ramai pemberitaan.

Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan bahwa mutasi ini dilakukan sebagai upaya untuk menata ulang instansi kementeriannya.

“Demo itu terkait dengan kami sedang mengadakan upaya mutasi besar-besaran di kementerian karena pecahnya tiga menteri. Kami perlu banyak orang,” ujar Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam wawancara di ITB, Bandung, 20 Januari 2025.

Menurut Satryo Soemantri Brodjonegoro, mutasi ini merupakan bagian dari langkah untuk menghemat anggaran pemerintah sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Kita ingin membenahi instansi, sebagaimana yang Pak Presiden minta, harus hemat dengan anggaran pemerintah,” kata Satryo.

Namun, tak semua pihak menerima keputusan mutasi ini dengan baik. Satryo Soemantri Brodjonegoro menyebut ada beberapa pegawai yang merasa tidak nyaman dengan pergeseran posisi mereka. “Mereka pindah dan sebagainya, biasanya mereka merasakan itu tidak nyaman,” ujar Satryo menanggapi keluhan yang muncul.

Meski demikian, Satryo Soemantri Brodjonegoro dengan tegas membantah tuduhan bahwa mutasi ini akibat kekerasan atau tindakan arogan. “Tidak ada sama sekali (terkait arogansi atau penamparan). Tidak ada, tidak benar,” tegas Satryo, merujuk pada spekulasi yang beredar di media sosial.

Satryo menambahkan bahwa mutasi besar-besaran ini merupakan bagian dari upaya “bersih-bersih” untuk mengurangi pemborosan di Kemendiktisaintek.

“Kami sedang membereskan banyak kegiatan yang kami anggap pemborosan,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya efisiensi anggaran sesuai dengan arahan Presiden.

Polemik ini mencuat ketika beberapa pegawai ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mengadakan aksi protes terhadap kebijakan mutasi yang tidak adil.

Meski demikian, Satryo menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mendukung penghematan anggaran demi kepentingan negara. (Anisa Zahro/DSW)

Bagikan
Artikel Terkait
Tuntas Kunker Eropa, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
News

Tuntas Kunker Eropa, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air

Finnews.id – Presiden Prabowo Subianto telah menuntaskan serangkaian kunjungan kerja (kunker) di...

News

BMKG Pantau Ketat: Bibit Siklon 91S Menguat jadi Siklon Tropis Luana

finnews.id – Pada akhir Januari 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Bukan Soal Haji! Eks Menpora Dito Blak-blakan di KPK: Misi ke Arab Saudi Mau Boyong Cristiano Ronaldo ke Indonesia
News

Bukan Soal Haji! Eks Menpora Dito Blak-blakan di KPK: Misi ke Arab Saudi Mau Boyong Cristiano Ronaldo ke Indonesia

finnews.id – Geger! Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, baru...

News

Insentif hingga Rp30 Juta per Bulan Disiapkan untuk Dokter di Daerah Terpencil

finnews.co.id – Sebagai langkah percepatan pemerataan layanan Kesehatan di seluruh Indonesia, pemerintah...