Yang diharapkan Unair adalah munculnya doktor pertama bidang hukum pembangunan. Lelly pun mengambilnya, meskipun itu tidak linier. S-1 Lelly adalah pendidikan kimia di IKIP Jakarta –sekarang Universitas Negeri Jakarta. Lelly yang adalah alumnus SMAN 8 Jakarta lantas menjadi guru kimia di SMAN 1 Medan.

Contoh nyata penerapan hukum pembangunan masih segar di ingatan Anda: seorang nenek miskin ditangkap polisi karena mencuri singkong di kebun milik perusahaan besar. Di persidangan ketahuan: Si nenek-miskin mencuri singkok untuk makan cucunyi yang sedang kelaparan.

Hakim tetap berprinsip itu kriminal. Maka hakim menjatuhkan hukuman dan denda kepada si nenek. Setelah menjatuhkan vonis sang hakim membuka topi toganya: meletakkan uang satu juta rupiah di topi itu, lalu minta semua yang hadir untuk juga menaruh uang di situ masing-masing Rp 50.000. Terkumpullah uang yang cukup untuk membayar hukuman –kelebihannya untuk sang nenek.

Lelly memilih objek penelitian hukum pembangunan buyut sang suami sendiri: KH Hasyim Asy’ari. Yakni bagaimana ada seorang manusia mempunyai pemikiran yang begitu mewarnai kehidupan begitu banyak manusia di Indonesia. Pemikiran itu ditulis dan mewujud dalam Qanun Azazi NU.

Maka Lelly harus melakukan penelitian ilmiah soal Qanun Azazi. Namun dia tidak bisa menemukan teks Qanun Azazi yang utuh. Yang ditemukan hanya pembukaan –terdiri dari 41 ayat Quran dan delapan hadis Nabi Muhammad– serta bab satunya. Bab dua, tiga, empat tidak ketemu.

Itu sekaligus ”alarm” bagi NU: harus menemukan teks utuhnya.

Gus Kikin waktu itu menjabat ketua NU wilayah Jawa Timur –menggantikan KH Anwar Iskandar yang terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia pusat –menggantikan KH Ma’ruf Amin yang dicalonkan sebagai wakil presidennya Jokowi untuk periode kedua.

Dibentuklah tim pencari dokumen Qanun Azazi. “Akhirnya bab duanya ditemukan di Kudus,” ujar Gus Kikin. “Bab tiganya ditemukan di Banyuwangi,” tambahnya. Sedang bab empat adalah bab penutup –berisi 40 hadis Nabi yang kemudian dikenal sebagai hadis arba’in (40 hadis).