Kendati demikian, performa Vinicius belum juga membaik. Pada laga derbi melawan Atletico Madrid pekan lalu, pemain berharga pasar sekitar 120 juta poundsterling ini tampil kurang maksimal.

Ia ditarik keluar setelah bermain selama 54 menit tanpa melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran dan kehilangan bola sebanyak tujuh kali dalam kekalahan 1-2 yang dialami timnya.

Tekanan Besar dan Adaptasi di Liga Baru

Penurunan performa di awal musim ini tidak lantas berarti Arsenal beruntung karena gagal merekrutnya. Vinicius tetaplah pemain kelas dunia yang kualitasnya tentu akan memberi dampak besar bagi lini serang asuhan Mikel Arteta.

Meski begitu, kepindahan ke London Utara pun belum tentu menjamin hasil yang lebih baik secara instan.

Nilai transfer sebesar 120 juta poundsterling serta ekspektasi menjadikannya pemain berpenghasilan tertinggi di Liga Premier tentu membawa beban mental yang sangat tinggi.

Selain itu, proses adaptasi dengan gaya bermain dan atmosfer liga yang baru selalu menghadirkan tantangannya tersindiri.

Oleh karena itu, kesulitan yang dialami Vinicius di Real Madrid saat ini tidak bisa dijadikan tolok ukur bahwa Arsenal mengambil keputusan yang salah atau benar.

Apakah kepindahan tersebut sebenarnya akan berbuah manis atau tidak, masih terlalu dini untuk disimpulkan.