Menurutnya, komitmen terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui berbagai inisiatif selama penyelenggaraan festival, seperti pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penggunaan material yang lebih bertanggung jawab, serta edukasi konservasi yang dikemas secara interaktif.
“Sunset di Kebun bukan hanya menjadi tempat menikmati musik. Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan keluarga, komunitas kreatif, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat dalam pengalaman yang menyenangkan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan. Festival ini menjadi ruang untuk merayakan musik, budaya, kreativitas, dan kebersamaan dalam satu pengalaman,” ujar Abi.
Tahun ini, Abi menyebut penyelenggara acara menargetkan jumlah kunjungan mencapai 5 ribu per hari. Ia memastikan pengunjung dapat menikmati acara dengan nyaman dan aman.