finnews.id – Belanda dan Swedia akan saling jegal dalam laga lanjutan babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 di Stadion NRG, Houston, Minggu, 21 Juni 2026, pukul 00.00 WIB.
Laga dua kekuatan Eropa tersebut di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini diprediksi berjalan panas dan sarat gengsi.
Swedia saat ini nyaman duduk di puncak klasemen Grup F dengan koleksi tiga poin setelah menggilas Tunisia 5-1 pada laga pembuka.
Sementara itu, Belanda harus puas tertahan di peringkat ketiga dengan satu poin.
De Oranje gagal mengamankan poin penuh di laga perdana setelah dua kali keunggulan mereka berhasil disamakan oleh Jepang dalam laga yang berakhir imbang 2-2.
Beban Berat di Pundak Ronald Koeman
Hasil imbang kontra Jepang memberi tekanan tersendiri bagi skuad asuhan Ronald Koeman. Menghadapi Swedia yang sedang on-fire, Belanda dituntut tampil sempurna.
Setelah laga ini, Belanda akan menutup fase grup melawan Tunisia pada 25 Juni.
Secara kalkulasi, mengantongi total empat poin sebenarnya sudah cukup aman untuk melaju ke babak gugur, bahkan jika mereka harus lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Bicara sejarah, Belanda punya rekor unik di Piala Dunia. Skuad Negeri Kincir Angin belum pernah sekalipun mengangkat trofi emas ini, meski sudah tiga kali mencicipi partai final, termasuk pada edisi 2010.
Pada 2014 mereka meraih posisi ketiga, sedangkan pada Piala Dunia 2022 langkah mereka terhenti di babak perempat final.
Swedia Bidik Tiket Kilat ke Babak 32 Besar
Di kubu seberang, racikan strategi Graham Potter terbukti ampuh saat Swedia menghancurkan Tunisia 5-1.
Kemenangan tersebut membuka jalan lebar bagi tim berjuluk Blagult untuk mengunci tiket ke babak 32 besar lebih cepat.
Jika berhasil menumbangkan Belanda, Swedia dipastikan lolos sekaligus mengunci status juara Grup F, dengan catatan Jepang gagal menang atas Tunisia.
Prestasi terbaik Swedia di ajang tertinggi ini adalah menjadi runner-up saat bertindak sebagai tuan rumah pada 1958.
Sempat menembus perempat final pada 2018, mereka justru absen di Qatar pada 2022.