5. Memastikan Kebersihan Ruang CVT dari Debu dan Air
Langkah preventif yang paling mudah adalah menjaga agar ruang dalam CVT tetap bersih. Kotoran berupa penumpukan debu, rembesan oli, atau masuknya air hujan dapat memicu slip dan menghambat kelancaran putaran mesin. Perhatikan juga kebersihan filter udara khusus CVT. Pada musim hujan, pastikan air tidak masuk ke dalam filter tersebut, dan bersihkan debu yang menempel setiap motor mencapai jarak tempuh 1.000 km.
6. Rutin Melakukan Servis Berkala ke Bengkel Terpercaya
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah melakukan servis besar pada area CVT setiap kelipatan 10.000 km. Proses servis ini meliputi pembongkaran total, pembersihan seluruh kompartemen dari sisa kotoran, serta pemberian pasta pelumas (grease) khusus CVT. Pemberian pelumas ini sangat penting untuk meredam efek panas berlebih akibat gesekan mekanis yang tinggi.