Keunggulan utama dari herba ini adalah sifat analgesik, antiseptik, dan antijamurnya. Artinya, selain mencegah gigitan, mengoleskan minyak lavender juga efektif menenangkan kulit serta meredakan rasa gatal atau bentol yang terlanjur muncul.

4. Tea Tree Oil (Minyak Pohon Teh)

Selama ini tea tree oil lebih akrab di telinga para pencinta perawatan kulit wajah berkat karakteristik antimikroba dan anti-peradangannya.

Namun, uji lapangan membuktikan bahwa minyak alami ini juga bekerja sangat baik sebagai repelen atau pengusir hama makro, termasuk lalat dan nyamuk.

Mengoleskannya secara berkala bisa menjadi proteksi tambahan yang aman bagi kulit orang dewasa.

5. Kayu Putih (Oil of Lemon Eucalyptus)

Jika Anda mencari efektivitas tertinggi, minyak kayu putih atau Oil of Lemon Eucalyptus (OLE) adalah jawabannya.

Bahan alami ini memegang predikat sebagai satu-satunya ekstrak tumbuhan yang diakui secara resmi oleh CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS) karena tingkat keampuhannya hampir setara dengan zat kimia DEET.

Kendati sangat efektif, aplikasinya harus dihindari pada anak-anak di bawah usia 3 tahun guna mencegah risiko iritasi atau reaksi alergi pada kulit sensitif mereka.

6. Daun Mint

Berbeda dengan beberapa jenis minyak esensial lain yang berisiko memicu efek panas, ekstrak daun mint cenderung lebih bersahabat saat bersentuhan dengan kulit.

Anda bisa langsung mengoleskan minyak daun mint tanpa perlu melarutkannya ke dalam air terlebih dahulu. Sensasi segar yang dihasilkannya terbukti sangat ampuh menjauhkan area kamar atau ruangan Anda dari serbuan nyamuk.

7. Lemon Balm

Memiliki aroma khas menyerupai jeruk yang segar, lemon balm juga dipersenjatai dengan zat sitronelal yang sangat dibenci serangga.

Namun, jika Anda tertarik menjadikannya sebagai salah satu koleksi tanaman pengusir nyamuk di rumah, ada hal penting yang wajib diperhatikan.

Tumbuhan ini bersifat invasif dengan kecepatan tumbuh yang sangat agresif, bahkan tingginya bisa dengan mudah mencapai lebih dari 2 meter jika tidak dipangkas secara rutin.

8. Thyme (Timi)

Daun thyme mengandung senyawa aktif carvacrol dan alpha-terpinene. Ketika diolah menjadi minyak dan dioleskan pada tubuh, thyme mampu menghalau hingga 89 persen nyamuk dalam kurun waktu satu jam.