Kondisi ini membuat tubuh terus mengirimkan sinyal lapar sehingga tercipta siklus rasa lapar yang terus-menerus.
Dengan beberapa perubahan sederhana dalam pola makan, siklus keinginan makan berulang ini dapat dikendalikan.
Cara mencegah
Mulailah makan dengan sayuran dan sumber protein terlebih dahulu. Karbohidrat sebaiknya dikonsumsi di bagian akhir makan.
Cara ini dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan dan menjaga kadar gula darah lebih stabil.
Kemudian, pastikan tubuh tetap terhidrasi. Sebab, dehidrasi ringan sering kali disalahartikan sebagai rasa lapar.
Saat muncul keinginan untuk makan lagi tak lama setelah makan, cobalah minum segelas air terlebih dahulu. Bisa jadi tubuh sebenarnya hanya membutuhkan cairan.
Jika terus-menerus merasa lapar meskipun sudah makan dalam porsi besar, kondisi tersebut bisa mengarah pada polifagia (rasa lapar berlebihan) dan sebaiknya diperiksakan ke tenaga kesehatan.
Pemeriksaan tersebut dapat membantu mengetahui apakah fluktuasi gula darah atau resistensi insulin menjadi penyebab rasa lapar yang terus-menerus muncul setelah makan.