Banyak pemain, terutama mereka yang berkecimpung di skenario kompetitif dan profesional, menyuarakan keraguan besar. Selama ini, para pro-player sengaja menggunakan pengaturan grafis terendah demi mengejar performa frame rate per second (FPS) tertinggi dan meminimalkan input lag. Kehadiran Unreal Engine 6 tentu berpotensi menaikkan standar minimum perangkat keras, sebuah isu yang sangat sensitif bagi kelangsungan kompetisi gaming.

Berdasarkan analisis sementara, perbandingan mendasar antara era saat ini dengan spekulasi era Unreal Engine 6 memicu perdebatan hangat. Pada aspek versi engine, game akan melompat langsung dari Unreal Engine 3 ke Unreal Engine 6. Dari sisi platform akses, jika saat ini pemain bisa mengaksesnya secara mandiri via Steam dan Epic Games Store, masa depan memunculkan potensi integrasi penuh ke dalam ekosistem Fortnite. Begitu pula dengan urusan kebutuhan hardware; dari yang semula sangat ringan dan ramah komputer spesifikasi rendah, kini berpotensi menuntut spesifikasi PC tingkat tinggi.

Data-data tersebut mempertegas adanya kecemasan teknis yang nyata di kalangan komunitas. Selain urusan spesifikasi komputer yang membengkak, para pengamat dan pemain juga mulai mencium strategi bisnis terselubung Epic Games mengenai integrasi platform.

Isu Monopoli dan Integrasi Paksa ke Fortnite

Kekhawatiran komunitas semakin menguat setelah beberapa pengamat jeli menemukan kemiripan visual yang mencolok pada video promosi Unreal Engine 6. Video tersebut menampilkan elemen antarmuka atau User Interface (UI) yang sangat identik dengan gaya khas menu utama Fortnite. Indikasi ini memicu dugaan kuat bahwa ke depannya Rocket League tidak lagi berdiri sebagai game mandiri, melainkan menjadi salah satu mode di dalam peluncur (launcher) Fortnite.

Jika spekulasi liar ini terbukti benar, skenario buruk yang pernah menimpa game Fall Guys bisa saja terulang kembali. Epic Games berpotensi menarik Rocket League sepenuhnya dari platform distribusi populer milik Valve, Steam. Langkah sepihak seperti ini akan memaksa seluruh basis pemain untuk menginstal Epic Games Store dan mengunduh Fortnite sebagai basis utama jika mereka ingin tetap memainkan game sepak bola mobil tersebut.