Nilai plus lainnya, bodi perangkat ini diprediksi mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP69X, sebuah fitur premium yang sangat langka di kelas harganya.
Harga Ekstrem di Kisaran Rp 2 Jutaan
Namun, kejutan terbesar yang dibawa oleh lini smartphone murah OnePlus ini justru terletak pada strategi anggarannya yang sangat agresif.
Seri OnePlus Turbo 6X Pro dirumorkan bakal meluncur untuk segmen pasar 1.000 Yuan, yang jika dikonversikan berada di kisaran angka di bawah 150 Dolar AS (atau sekitar Rp 2,3 jutaan).
Kombinasi antara layar premium Samsung 144Hz, baterai badak 8.000 mAh, dan ketahanan fisik tangguh dengan harga se-ekstrem ini tentu akan membuat para kompetitor di kelasnya harus berpikir keras untuk menyainginya.
Strategi Agresif untuk Pasar Budget
Langkah ini sejalan dengan bocoran awal terkait seri OnePlus Turbo terbaru yang menyebutkan bahwa varian standarnya pun akan kebagian jatah refresh rate 144Hz, meski masih menggunakan panel berjenis LCD.
Sebagai pembanding, OnePlus Turbo 6 versi reguler yang rilis awal tahun ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8s Gen 4 dengan baterai 9.000 mAh.
Melalui kehadiran OnePlus Turbo 6X Pro, sang produsen tampaknya sengaja membidik segmen pengguna yang lebih sensitif terhadap harga namun tetap menginginkan spesifikasi inti yang andal untuk kebutuhan jangka panjang.
Mengingat unit fisik dari HP OnePlus baterai besar ini sudah mulai dipamerkan oleh para penguji, peluncuran resminya diprediksi hanya tinggal menghitung hari.
Kesiapan perangkat ini tentu patut dinantikan, terutama bagi Anda yang mencari ponsel harian dengan daya tahan ekstra tanpa harus menguras isi rekening.