Finnews.id – Tekno Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan registrasi nomor seluler baru menggunakan teknologi face recognition atau pengebalan wajah akan diterapkan secara nasional.
Otentikasi dengan wajah (facial recognition authentication atau face unlock) memang sangat praktis—tinggal lihat layar, perangkat langsung terbuka. Namun, di balik kenyamanan tersebut, teknologi ini menyimpan sejumlah risiko keamanan dan privasi yang cukup signifikan.
Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan registrasi nomor seluler baru menggunakan teknologi face recognition atau pengebalan wajah akan diterapkan secara nasional pada 1 Juli 2026. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan kebijakan ini diterapkan berdasarkan uji coba yang telah dilakukan pemerintah bersama operator seluler sejak Januari 2026.
Berikut adalah beberapa bahaya dan kelemahan utama dari otentikasi wajah:
1. Kerentanan Terhadap Pemalsuan (Spoofing)
Tidak semua teknologi pemindai wajah diciptakan sama.
- Sistem 2D berbasis kamera biasa: Banyak ponsel kelas menengah ke bawah hanya mengandalkan kamera depan standar untuk mencocokkan gambar 2D. Sistem ini sangat mudah dikelabui hanya dengan menggunakan foto cetak beresolusi tinggi atau video wajah Anda yang diputar di ponsel lain.
- Sistem 3D (seperti Face ID): Sistem ini jauh lebih aman karena menggunakan sensor inframerah untuk memetakan kedalaman wajah. Namun, dalam beberapa kasus ekstrem, sistem ini masih bisa ditembus menggunakan topeng silikon 3D yang dibuat dengan sangat detail.
2. Isu Kembar Identik dan Kemiripan Wajah
Sistem otentikasi wajah bekerja berdasarkan persentase kemiripan struktur wajah. Masalahnya, teknologi ini sering kali gagal membedakan musalnya Saudara kembar identik.
Anggota keluarga yang memiliki kemiripan wajah sangat kuat (misalnya anak yang sangat mirip dengan orang tuanya).
Artinya, ada celah di mana orang terdekat Anda bisa mengakses perangkat Anda tanpa izin.
3. Masalah Privasi dan Kebocoran Data Biometrik
Ini adalah risiko yang paling berbahaya dalam jangka panjang. Berbeda dengan password atau PIN yang bisa Anda ganti kapan saja jika bocor, Anda tidak bisa mengganti wajah Anda.