finnews.id – Sate kambing menjadi salah satu hidangan favorit saat momen kumpul keluarga, terutama ketika Idul Adha atau acara bakar-bakar bersama. Namun, banyak orang masih kesulitan mengolah daging kambing karena aroma prengus yang cukup kuat dan tekstur daging yang mudah alot jika salah memasak.
Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar sate kambing tetap empuk, juicy, dan tidak meninggalkan bau prengus berlebihan. Teknik pengolahan yang tepat juga membantu rasa daging menjadi lebih gurih tanpa harus memakai terlalu banyak bumbu.
Penyebab Daging Kambing Bau Prengus
Aroma prengus pada kambing sebenarnya berasal dari lemak dan senyawa alami pada daging, terutama pada kambing yang usianya lebih tua. Bagian lemak putih biasanya menjadi sumber aroma paling kuat saat terkena panas.
Selain itu, proses penyimpanan dan pencucian yang kurang tepat juga dapat memperkuat bau khas kambing. Banyak orang justru keliru mencuci daging terlalu lama sehingga aroma amis semakin keluar dan tekstur daging berubah.
Menurut penelitian pangan dari United States Department of Agriculture (USDA), kualitas dan aroma daging sangat dipengaruhi oleh kadar lemak, usia hewan, serta metode penanganan setelah pemotongan.
Pilih Daging Kambing Muda
Langkah pertama untuk menghasilkan sate kambing yang empuk adalah memilih daging kambing muda. Daging kambing muda biasanya memiliki warna merah segar, serat lebih halus, dan lemak tidak terlalu tebal.
Bagian yang paling sering digunakan untuk sate adalah paha belakang atau has dalam karena teksturnya lebih lembut dibanding bagian lain.
Jika memilih daging yang terlalu tua, proses pembakaran akan membutuhkan waktu lebih lama dan membuat tekstur mudah keras.
Jangan Mencuci Daging Terlalu Lama
Banyak orang langsung mencuci daging kambing di bawah air mengalir selama beberapa menit. Cara ini justru bisa membuat aroma khas kambing semakin kuat.
Cukup bersihkan bagian kotor seperlunya menggunakan tisu dapur atau bilas cepat. Setelah itu, daging bisa langsung dipotong sesuai ukuran sate.
Beberapa koki juga menyarankan untuk membiarkan daging berada pada suhu ruang selama beberapa menit sebelum dimarinasi agar hasil pembakaran lebih merata.