finnews.id – Sering merasa marah secara tiba-tiba dan sulit dikendalikan hingga sampai merusak barang-barang di sekitar? Jika perilaku ini muncul berulang dan mengganggu kehidupan sehari-hari, ada kemungkinan kamu mengalami kondisi medis tertentu yang dikenal sebagai Intermittent Explosive Disorder (IED) atau Gangguan Ledakan Emosional Berkala.

Gangguan ini ditandai oleh ledakan kemarahan yang intens, tidak proporsional dengan situasi yang memicu, serta sering disertai dengan agresi verbal atau fisik. Orang dengan kondisi ini cenderung menyesal setelah ledakan terjadi, namun mereka kesulitan mengontrol emosi saat sedang marah.

Gejala Umum Intermittent Explosive Disorder

Beberapa gejala yang bisa dikenali antara lain:

  • Ledakan kemarahan tiba-tiba yang tidak sesuai dengan situasi
  • Menghancurkan barang atau benda di sekitarnya
  • Mengeluarkan teriakan, makian, atau ancaman secara verbal
  • Kesulitan mengendalikan emosi meskipun sadar akan konsekuensinya
  • Perasaan menyesal atau bersalah setelah ledakan terjadi

Menurut penelitian dari American Psychiatric Association, IED biasanya muncul pada masa remaja atau awal dewasa, dan memengaruhi sekitar 4–5% populasi dunia. Faktor genetik, ketidakseimbangan kimia otak, serta pengalaman masa kecil yang penuh stres atau trauma bisa menjadi pemicu kondisi ini.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti dari IED belum sepenuhnya dipahami, namun beberapa faktor berikut dianggap berperan:

  • Faktor biologis: Ketidakseimbangan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin dapat meningkatkan impulsivitas dan agresi.
  • Faktor psikologis: Riwayat trauma, kekerasan, atau pola asuh yang keras dapat meningkatkan risiko munculnya ledakan emosi.
  • Faktor lingkungan: Tekanan sosial, pekerjaan, atau konflik interpersonal yang tinggi bisa memicu ledakan kemarahan lebih sering.

Dampak pada Kehidupan Sehari-hari

IED tidak hanya memengaruhi individu yang mengalaminya, tetapi juga orang di sekitarnya. Beberapa dampak yang sering muncul antara lain: