finnews.id – Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, Iwan Setiawan menegaskan pihaknya siap mendukung dan menyukseskan pemenuhan kebutuhan daging kurban sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.
Menurut Iwan, pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan secara intensif sejak 1 April 2026. Dinas telah menurunkan sebanyak 46 petugas yang dibagi ke dalam tujuh tim untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.
“Kami siap mendukung dan mensukseskan pemenuhan daging sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Sejak 1 April, tim kami yang terdiri dari 46 orang dibagi menjadi tujuh tim. Pemeriksaan berjalan baik, baik terhadap hewan yang datang dari luar pulau maupun dari Pulau Jawa,” kata Iwan, Selasa, 26 Mei 2026.
Ia menjelaskan, tim pemeriksa bergerak langsung ke berbagai lokasi penampungan dan tempat penjualan hewan kurban atau showroom untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Hewan yang dinyatakan sehat akan diberikan tanda khusus sebagai bukti telah lolos pemeriksaan.
“Tim kami bergerak menerima dan memeriksa hewan kurban yang ada di penampungan maupun showroom. Kami memberikan tanda sehat untuk hewan yang memenuhi syarat,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara Dinas Perikanan dan Peternakan serta Kesehatan Hewan Kabupaten Cianjur, stok hewan kurban hingga saat ini mencapai ribuan ekor. Tercatat sebanyak 3.520 ekor sapi, 3.940 ekor domba, 777 ekor kambing, serta 20 ekor kerbau telah tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Adha.
“Seluruh data kami siapkan berdasarkan pemantauan langsung para petugas di lapangan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur memastikan pengawasan akan terus dilakukan guna menjaga kesehatan hewan, keamanan pangan asal ternak, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam membeli hewan kurban.
“Kami optimis pemenuhan daging di Kabupaten Cianjur dapat terpenuhi dengn baik,” jelasnya.