Kombinasi yang kompleks dan acak ini memaksa sistem peretas bekerja jauh lebih keras. Variasi karakter ini secara otomatis meningkatkan benteng pertahanan router WiFi Anda ke tingkat maksimal.
3. Meninggalkan Gaya Substitusi Kata yang Umum
Sebagian pengguna merasa sudah aman ketika mereka mengganti beberapa huruf dengan angka yang bentuknya mirip. Sebagai contoh, pengguna mengganti kata “Sandi” menjadi “$4ND1”. Anda wajib menghindari praktik gaya kata ganti atau substitusi usang seperti ini.
Mesin peretas modern telah memperbarui algoritma mereka untuk membaca pola substitusi populer tersebut dengan sangat presisi. Alih-alih menggunakan gaya tersebut, Anda lebih baik merangkai kata sandi yang benar-benar acak dengan komposisi karakter yang kaya variasi.
4. Menghindari Urutan Angka dan Jalur Keyboard
Memakai deretan angka berurutan atau pola huruf yang berjejer berdampingan di keyboard merupakan kesalahan paling fatal. Anda sama sekali tidak boleh memakai pola ini karena ini merupakan sasaran paling empuk bagi pembobol. Alat peretas selalu mencoba pola urutan ini pada detik pertama mereka menyerang sebuah jaringan.
Laporan riset keamanan dari Avast mengungkapkan deretan kata sandi yang paling gampang peretas retas meliputi: 123456, 123456789, qwerty, 111111, password, 12345678, abc123, 1234567, password1, hingga 123123. Anda harus memastikan kata sandi Anda bersih dari daftar hitam tersebut.
5. Memperbarui Kata Sandi Secara Berkala
Menurut publikasi dari ActionTech, pihak vendor perangkat atau penyedia layanan internet biasanya telah mengonfigurasi router bawaan dengan kata sandi awal yang aman. Namun, demi mencapai tingkat keamanan yang prima, Anda wajib menggunakan kata sandi baru segera setelah Anda menerima perangkat tersebut.
Lebih lanjut, Anda juga sangat kami sarankan untuk menerapkan jadwal rutin pembaruan kata sandi. Mengganti kata sandi secara rutin akan memutus dan menendang keluar semua perangkat asing yang mungkin sebelumnya berhasil menyusup diam-diam ke jaringan WiFi Anda.