finnews.id – Pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, berhasil memenangkan Sprint Race MotoGP Catalunya 2026 setelah terlibat duel ketat melawan Pedro Acosta pada Sabtu malam waktu setempat.
Kemenangan itu menjadi salah satu finis Sprint paling dramatis dalam sejarah MotoGP setelah Alex hanya unggul 0,041 detik dari Acosta di garis finis. Balapan pendek di Sirkuit Catalunya berlangsung intens sejak lap pertama dengan persaingan ketat antara Ducati, KTM, dan Aprilia.
Acosta yang memulai balapan dari pole position langsung memimpin di awal lomba menggunakan motor KTM RC16. Namun Alex Marquez perlahan menempel ketat dan berhasil mengambil alih posisi terdepan beberapa lap kemudian.
Situasi sempat berubah ketika pembalap Aprilia Trackhouse, Raul Fernandez, ikut masuk dalam perebutan posisi depan dan sempat menyalip Acosta. Meski begitu, rider KTM tersebut mampu membalas dan kembali ke posisi kedua sebelum mulai mengejar Alex Marquez hingga lap terakhir.
Fabio Di Giannantonio Podium, Jorge Martin Kembali Crash
Di belakang dua pembalap terdepan, rider Pertamina VR46 Ducati, Fabio Di Giannantonio, berhasil finis ketiga setelah tampil konsisten sepanjang balapan. Podium itu menjadi hasil penting bagi VR46 dalam persaingan klasemen konstruktor maupun tim independen.
Sementara itu, drama besar justru dialami Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing tersebut kembali terjatuh pada lap ketiga setelah sebelumnya tampil agresif dan sempat melakukan beberapa overtake cepat dari posisi belakang.
Crash tersebut menjadi kecelakaan keempat Martin sepanjang akhir pekan Catalunya. Kegagalan finis membuat peluangnya merebut posisi puncak klasemen sementara kembali tertunda.
Di sisi lain, rekan setim Martin di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memang hanya finis kesembilan. Namun hasil itu cukup membuatnya memperlebar keunggulan poin di klasemen MotoGP 2026 karena rival utamanya gagal meraih angka.
Insiden Tikungan Pertama Warnai Sprint Catalunya
Sprint Catalunya juga diwarnai insiden pada tikungan pertama antara Fabio Di Giannantonio dan Brad Binder. Kontak membuat Binder terjatuh sebelum motornya mengenai motor milik Joan Mir yang akhirnya ikut gagal finis.
Meski insiden terlihat cukup keras, Steward FIM memutuskan tidak ada tindakan lanjutan terhadap insiden tersebut.
Sementara itu, Francesco Bagnaia harus puas finis keenam setelah kesulitan menjaga kecepatan di pertengahan lomba. Sedangkan Franco Morbidelli yang sempat mengejutkan lewat hasil kualifikasi front row akhirnya finis ketujuh.
Seluruh pembalap diketahui menggunakan kombinasi ban medium depan dan soft belakang dalam Sprint Race Catalunya 2026.