Fokus Utama Bukan Posisi Finis
Menariknya, Quartararo mengaku tidak terlalu terpaku pada posisi akhir balapan. Baginya, jarak waktu dengan pemenang jauh lebih penting untuk mengukur perkembangan Yamaha.
Pada MotoGP Jerez, Quartararo finis sekitar 29 detik di belakang Alex Marquez. Namun di Le Mans, ia hanya terpaut tujuh detik dari Jorge Martin yang memenangkan balapan.
“Bagi saya posisi hanyalah angka. Yang saya lihat adalah seberapa dekat kami dengan pembalap terdepan, dan di Le Mans itu sangat positif,” ungkapnya.
Perbedaan tersebut membuat Quartararo mulai percaya Yamaha berada di jalur yang benar meski masih tertinggal dari Ducati dalam hal performa keseluruhan.
Catalunya Jadi Tes Penting untuk Yamaha
MotoGP Catalunya memiliki arti spesial bagi Quartararo. Ia pernah meraih kemenangan grand prix pertamanya di Barcelona saat masih tampil di Moto2, lalu memenangkan MotoGP Catalunya pada musim 2020 dan 2022.
Musim lalu, Quartararo juga tampil cukup kompetitif di Montmelo dengan finis kedua pada Sprint Race dan kelima pada balapan utama.
Karena itu, pembalap berusia 27 tahun tersebut berharap setting motor yang ditemukan Yamaha saat tes Jerez bisa kembali bekerja dengan baik di Catalunya.
“Saya sangat senang dengan feeling motor saat Sabtu dan Minggu di Le Mans. Catalunya adalah lintasan yang saya sukai dan akhir pekan ini akan menjadi tes bagus untuk memahami apakah setting dari tes Jerez juga bekerja di sini,” ujar Quartararo.
Ia menegaskan tetap termotivasi untuk membawa Yamaha kembali bersaing lebih dekat dengan para pembalap Ducati musim ini.
Alex Rins Juga Mulai Menemukan Harapan
Rekan setim Quartararo, Alex Rins, juga memperlihatkan peningkatan performa di Le Mans. Rins berhasil langsung lolos ke sesi Qualifying 2 sebelum finis ke-13 pada Sprint Race dan ke-12 di balapan utama.
Pembalap asal Spanyol itu mengatakan MotoGP Catalunya akan menjadi kesempatan penting untuk mengevaluasi set-up motor Yamaha, terlebih akan ada sesi tes tambahan setelah balapan selesai.
Rins berharap bisa kembali menemukan feeling seperti yang ia rasakan pada hari pertama MotoGP Prancis.