Minum Air Putih
Tubuh cenderung mengalami dehidrasi ringan setelah tidur selama beberapa jam. Minum air putih membantu tubuh lebih segar sebelum menerima kafein.
Kena Paparan Cahaya Matahari
Cahaya pagi membantu “mengaktifkan” jam biologis tubuh. Bahkan berjalan kaki singkat di luar rumah selama beberapa menit bisa membantu rasa kantuk berkurang secara alami.
Sarapan Ringan
Bagi orang dengan lambung sensitif, minum kopi saat perut kosong bisa memicu rasa tidak nyaman, asam lambung naik, atau mual ringan.
Karena itu, sebagian orang merasa kopi lebih nyaman diminum setelah sarapan ringan.
Waktu Kopi Kedua Juga Penting
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah minum kopi berulang dalam waktu terlalu dekat.
Misalnya:
- kopi pertama pukul 08.00
- kopi kedua pukul 09.00
Padahal efek kafein masih aktif cukup lama di tubuh. Idealnya, kopi kedua diberi jeda sekitar 3 sampai 5 jam agar tubuh tidak terlalu cepat membangun toleransi terhadap kafein.
Dengan jeda yang cukup, efek kopi biasanya terasa lebih efektif dibanding minum sedikit demi sedikit sepanjang hari.
Hindari Kopi Terlalu Sore
Walaupun tubuh terasa baik-baik saja, kafein sebenarnya dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh.
Banyak ahli menyarankan untuk menghindari kopi sekitar 8 sampai 10 jam sebelum waktu tidur. Jika seseorang biasa tidur pukul 22.00 malam, maka kopi terakhir idealnya diminum sebelum pukul 14.00 atau 15.00 sore.
Menariknya, sebagian orang baru menyadari kualitas tidurnya terganggu setelah menghentikan kebiasaan minum kopi sore selama beberapa hari.
Penutup
Minum kopi bukan hanya soal jenis biji atau cara penyeduhan, tetapi juga soal waktu konsumsi. Memberi jeda sekitar 60 hingga 90 menit setelah bangun tidur dapat membantu tubuh memanfaatkan kafein secara lebih optimal.
Kebiasaan sederhana ini mungkin terdengar sepele, tetapi dapat membantu menjaga energi lebih stabil, fokus lebih panjang, dan kualitas tidur tetap baik di malam hari. Di tengah budaya ngopi yang semakin populer, memahami waktu terbaik minum kopi menjadi langkah kecil yang bisa memberi pengaruh besar bagi tubuh.
Referensi: