Home Catatan Dahlan Iskan James Freddy Sundah
Catatan Dahlan Iskan

James Freddy Sundah

Bagikan
Bagikan

James juga mengisi waktu dengan menonton TV: mengikuti perkembangan politik Indonesia. Pengetahuannya tentang perkembangan terakhir di tanah air mengalahkan Anda –setidaknya mengalahkan saya.

Yang paling berharga bagi Lia adalah: James masih bisa berkonsentrasi untuk menciptakan lagu khusus bagi sang istri: Seribu Tahun Cahaya. Lagu itu sudah dirilis tahun lalu dengan penyanyi Claudia Emmanuela Santoso.

STC, katanya, mungkin baru akan meledak beberapa tahun ke depan. Itu karena corak lagu Seribu Tahun Cahaya mendahului zamannya.

Lilin Lilin Kecil masih menjadi lagu terbaik ciptaan James. Itu lagu abadi. Hidup dari zaman ke zaman.

James telah menciptakan begitu banyak lagu untuk begitu banyak penyanyi terkemuka. Sebut saja Vina Panduwinata, Chrisye, Krisdayanti, Ruth Sahanaya, Sheila Majid, Nicky Astria, dan siapa saja.

Bahkan James pernah menciptakan lagu bersama kelompok musik dunia, Scorpions.

Kemampuan James berbahasa Inggris membuatnya punya jaringan yang sangat luas dengan musisi dunia. Termasuk dengan lembaga lembaga musik Amerika.

Di Amerika pula James mendalami masalah hak cipta. Utamanya hak para pencipta lagu untuk mendapat royalti. Ia berada di garis depan dalam memperjuangkan hak cipta itu.

Akhir Juli nanti sebenarnya saya berencana menengok James lagi. Sekalian melihat Piala Dunia sepak bola di sana. Saya juga ingin tahu bagaimana Wali Kota baru New York, Zohran Mamdani, memanfaatkan event dunia itu untuk ekonomi lokalnya. Rasanya hanya Mamdani pejabat Amerika yang sangat antusias menyambut Piala Dunia. Ia pernah nonton Piala Dunia saat event itu diselenggarakan di Afrika Selatan. Ia masih bisa menirukan lagu Waka Waka yang dipopulerkan Shakira di sana saat itu.

Dengan meninggalnya James saya belum tahu apakah akan tetap ke Amerika. Saya tidak menyangka di negeri yang serbabisa tidak bisa menyembuhkan kankernya James.

Kian lama sikap Lia sendiri sudah semakin realistis: dia tahu kanker James sudah ke mana-mana. Maka Lia merawat James di rumah saja. Yakni di rumah mereka yang di Queen. Mereka masih punya satu rumah lagi di bagian lain New York. Saya pernah diajak ke rumah itu.

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

MBG

Ketika angka pertumbuhan ekonomi itu diumumkan, saya lebih memperhatikan mimik Menkeu Purbaya...

Catatan Dahlan Iskan

Panda Dimsum

Pemerintah Indonesia akan menunjuk beberapa ”distributor” di sana untuk menjualkan surat utang...

Catatan Dahlan Iskan

Bandit Sosial

Fajar sangat lama menjadi wartawan ANTV. Tugas liputannya di Gedung Bundar, Kejaksaan...

Catatan Dahlan Iskan

Kelapa Gading

“Hanya dalam 10 tahun terakhir bertambah enam proyek. Bandung, Bogor, Bali, Karawang,...