Home Market Netomi Amankan Pendanaan Seri C Senilai USD110 Juta untuk Ekspansi AI Layanan Pelanggan
Market

Netomi Amankan Pendanaan Seri C Senilai USD110 Juta untuk Ekspansi AI Layanan Pelanggan

Bagikan
Netomi raih dana Seri C senilai $110 juta. Startup AI ini siap revolusi layanan pelanggan proaktif.
Bagikan

Fokus pada Implementasi dan Agen Proaktif

Dengan dukungan dana fantastis ini, Netomi yang mempekerjakan sekitar 170 orang berencana mempercepat pengembangan produknya. Fokus utama mereka adalah memperkuat implementasi layanan bagi pelanggan serta memperluas riset dan pengembangan (R&D).

Mehta memiliki ambisi besar untuk masa depan layanan pelanggan. Perusahaan berharap dapat menciptakan agen AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi secara mandiri menyelesaikan masalah.

Perusahaan berharap dapat menerapkan agen AI yang secara proaktif menyelesaikan masalah pelanggan dan mengambil tindakan proaktif, katanya.

Melalui pendanaan ini, Netomi siap membuktikan bahwa masa depan layanan pelanggan terletak pada kecerdasan buatan yang mampu beraksi sebelum pelanggan merasa perlu mengeluh.

Bagikan
Artikel Terkait
Market

Meta Platforms Target Raup USD25 Miliar dari Obligasi: Siap Jor-joran Investasi AI!

“Kami terus melihat pengawasan terhadap isu-isu terkait remaja dan memiliki persidangan tambahan...

WIKA catat margin operasi 9,1% dan utang turun Rp2,97 triliun di kuartal I-2026. Transformasi mulai tunjukkan hasil positif.
Market

WIKA Tancap Gas! Margin Operasi Naik 9,1 Persen, Utang Turun Triliunan di Kuartal I-2026

Dampaknya langsung terasa pada kinerja keuangan. Laba kotor tercatat naik 3% menjadi...

Rangkuman perdagangan 30 April 2026: IHSG turun 2,03% ke 6.956, asing net sell Rp1,5 triliun, saham big caps tertekan.
Market

Rangkuman Perdagangan 30 April 2026: IHSG Rontok ke 6.956, Asing Kabur Rp1,5 Triliun!

Arus dana keluar ini memberi tekanan signifikan terhadap indeks, terutama pada saham-saham...

Rupiah jatuh ke 17.385 dan IHSG ambles 2,5% dipicu lonjakan harga minyak. Pasar Asia kompak melemah di tengah ketegangan global.
Market

Rupiah Tembus 17.385 dan IHSG Ambles 2,5 Persen! Gejolak Minyak Picu Kejatuhan Pasar Asia

Menurutnya, tagihan impor energi yang lebih tinggi menciptakan dilema kebijakan. Di satu...