Dengan capaian tersebut, Jasa Marga tetap menjadi pemain terbesar di industri jalan tol nasional. Saat ini, total panjang jalan tol yang dikelola mencapai 1.294 kilometer dari total konsesi 1.736 kilometer, setara 42% dari keseluruhan jalan tol di Indonesia.
Sejumlah Proyek Strategis Terus Berjalan
Untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang, perusahaan terus menggarap sejumlah proyek strategis, seperti:
- Probolinggo–Banyuwangi
- Yogyakarta–Bawen
- Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo
- Jakarta–Cikampek II Selatan
- Akses Patimban
Beberapa ruas tersebut bahkan sudah difungsikan secara sementara tanpa tarif saat periode Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Pembiayaan Proyek Diperkuat
Untuk mendukung ekspansi, anak usaha PT Jasamarga Jogja Bawen menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dengan nilai investasi mencapai Rp25,61 triliun.
Langkah ini memperlihatkan strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kesehatan keuangan.
Transformasi Layanan dan Digitalisasi
Jasa Marga tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna jalan tol. Transformasi dilakukan dengan pendekatan yang menempatkan pengguna sebagai pusat layanan.
“Jasa Marga terus mengedepankan transformasi infra as structure menjadi infra as culture,” jelas Rivan.
Selama periode Lebaran 2026, perusahaan melayani sekitar 6,9 juta kendaraan. Peningkatan layanan dilakukan melalui pemeliharaan jalan, penambahan petugas, serta pemanfaatan teknologi di Jasamarga Tollroad Command Center.
Selain itu, layanan digital seperti aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM terus dikembangkan. Fasilitas rest area juga ditingkatkan untuk menunjang kenyamanan pengguna.
Program Sosial dan Dukungan Mobilitas
Dalam program Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Marga memberangkatkan 30 bus dengan total sekitar 1.500 peserta ke berbagai kota di Pulau Jawa. Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Prospek 2026 Tetap Optimistis
Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Perusahaan menargetkan pertumbuhan yang lebih kuat sepanjang 2026. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, serta optimalisasi tarif tol secara terukur.
Fundamental Bisnis Tetap Terjaga
Dengan struktur keuangan yang semakin sehat dan operasional yang stabil, Jasa Marga optimistis dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri jalan tol nasional.