Home Market Kinerja Jasa Marga Q1 2026 Ngebut: Pendapatan Tumbuh Dua Digit, Laba Capai Rp774,7 Miliar
Market

Kinerja Jasa Marga Q1 2026 Ngebut: Pendapatan Tumbuh Dua Digit, Laba Capai Rp774,7 Miliar

Bagikan
Kinerja Jasa Marga Q1 2026 solid, pendapatan naik 10,4% dan laba Rp774,7 miliar, ditopang bisnis tol dan ekspansi
Kinerja Jasa Marga Q1 2026 solid, pendapatan naik 10,4% dan laba Rp774,7 miliar, ditopang bisnis tol dan ekspansi
Bagikan

Dengan capaian tersebut, Jasa Marga tetap menjadi pemain terbesar di industri jalan tol nasional. Saat ini, total panjang jalan tol yang dikelola mencapai 1.294 kilometer dari total konsesi 1.736 kilometer, setara 42% dari keseluruhan jalan tol di Indonesia.

Sejumlah Proyek Strategis Terus Berjalan

Untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang, perusahaan terus menggarap sejumlah proyek strategis, seperti:

  • Probolinggo–Banyuwangi
  • Yogyakarta–Bawen
  • Solo–Yogyakarta–YIA Kulon Progo
  • Jakarta–Cikampek II Selatan
  • Akses Patimban

Beberapa ruas tersebut bahkan sudah difungsikan secara sementara tanpa tarif saat periode Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Pembiayaan Proyek Diperkuat

Untuk mendukung ekspansi, anak usaha PT Jasamarga Jogja Bawen menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen dengan nilai investasi mencapai Rp25,61 triliun.

Langkah ini memperlihatkan strategi perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kesehatan keuangan.

Transformasi Layanan dan Digitalisasi

Jasa Marga tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna jalan tol. Transformasi dilakukan dengan pendekatan yang menempatkan pengguna sebagai pusat layanan.

“Jasa Marga terus mengedepankan transformasi infra as structure menjadi infra as culture,” jelas Rivan.

Selama periode Lebaran 2026, perusahaan melayani sekitar 6,9 juta kendaraan. Peningkatan layanan dilakukan melalui pemeliharaan jalan, penambahan petugas, serta pemanfaatan teknologi di Jasamarga Tollroad Command Center.

Selain itu, layanan digital seperti aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM terus dikembangkan. Fasilitas rest area juga ditingkatkan untuk menunjang kenyamanan pengguna.

Program Sosial dan Dukungan Mobilitas

Dalam program Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Marga memberangkatkan 30 bus dengan total sekitar 1.500 peserta ke berbagai kota di Pulau Jawa. Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Prospek 2026 Tetap Optimistis

Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan

Perusahaan menargetkan pertumbuhan yang lebih kuat sepanjang 2026. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, serta optimalisasi tarif tol secara terukur.

Fundamental Bisnis Tetap Terjaga

Dengan struktur keuangan yang semakin sehat dan operasional yang stabil, Jasa Marga optimistis dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri jalan tol nasional.

Bagikan
Artikel Terkait
Holding ultra mikro BRI dorong lonjakan laba dan inklusi keuangan lewat sinergi Pegadaian dan PNM.
Market

Strategi Ultra Mikro BRI Meledak! Pegadaian dan PNM Jadi Mesin Laba Baru

Tak berhenti di situ, BRI juga ikut membiayai sekitar 3 juta rumah...

BRI catat laba Rp15,63 triliun di awal 2026, didorong kredit tumbuh dan pendapatan bunga yang tetap kuat.
Market

Laba BBRI Melonjak! Tembus Rp15,63 Triliun di Awal 2026, Ini Strategi di Baliknya

Direktur Utama BRI menegaskan bahwa kinerja ini tidak lepas dari disiplin perusahaan...

Market

Pemerintah Batasi Impor 6 Komoditas Ini, Demi Lindungi Petani Lokal

finnews.id – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi mengeluarkan aturan baru terkait pembatasan...

Morning News Summary 30 April 2026: Wall Street datar, minyak tembus USD120, dan IHSG tertekan sentimen global.
Market

Morning News Summary 30 April 2026: Wall Street Lesu, Minyak Meledak, Saham Teknologi Jadi Penyelamat

Secara teknikal, level support IHSG berada di kisaran 6.900. Jika indeks menembus...