Jika tekanan terhadap Iran berlanjut, harga energi berpotensi tetap volatil. Sebaliknya, jika jalur diplomasi terbuka, pasar bisa melihat ruang stabilisasi.

Untuk saat ini, satu hal mulai terbaca jelas: ancaman blokade Iran bukan sekadar isu politik luar negeri, tetapi faktor yang berpotensi menggeser peta risiko ekonomi global sepanjang 2026. (*)