Home Market IHSG Rebound ke 7.100, Saham Teknologi Ngegas! Ada 3 Rekomendasi Cuan Saat Asing Masih Kabur
Market

IHSG Rebound ke 7.100, Saham Teknologi Ngegas! Ada 3 Rekomendasi Cuan Saat Asing Masih Kabur

Bagikan
Ilustrasi pergerakan IHSG - Image by Gemini -
Ilustrasi pergerakan IHSG - Image by Gemini -
Bagikan

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup terkoreksi 0,48 persen ke level 7.072 dengan net sell asing mencapai Rp1,24 triliun.

Lebih besar lagi, dalam sepekan terakhir dana asing yang keluar dari pasar Indonesia disebut mencapai Rp8,7 triliun.

Angka ini dinilai cukup besar dan menjadi salah satu sentimen yang membuat pasar bergerak hati-hati.

Meski begitu, analis melihat ruang technical rebound masih terbuka.

Menurut Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas Hari Rachmansyah, pasar berpeluang melanjutkan reversal selama sentimen eksternal tidak memburuk lebih dalam.

Harapan itu ikut menopang optimisme pelaku pasar pada perdagangan hari ini.

Sentimen Global Panaskan Pasar, Minyak Hampir Sentuh US$100

Pergerakan bursa domestik juga tidak lepas dari sentimen global yang sedang memanas.

Wall Street sebelumnya kompak melemah, sementara pasar juga mencermati keputusan Uni Emirat Arab keluar dari OPEC mulai 1 Mei 2026.

Langkah ini dinilai berpotensi mengurangi koordinasi produksi minyak global dan mendorong volatilitas energi makin tinggi.

Dampaknya langsung terlihat di pasar komoditas.

Harga minyak mentah melonjak 3,69 persen ke US$99,93 per barel, mendekati level psikologis US$100.

Sebaliknya, emas terkoreksi 1,85 persen ke US$4.594 per troy ounce, sementara batu bara naik 1,57 persen menjadi US$132,25 per metrik ton.

Kenaikan minyak ini menjadi perhatian besar karena bisa berimbas pada inflasi global, biaya produksi, hingga sentimen di pasar saham emerging market termasuk Indonesia.

Tiga Saham Pilihan Saat IHSG Rebound

Di tengah rebound indeks, analis menyoroti tiga saham yang dinilai menarik dicermati investor.

1. BULL

Rekomendasi beli di area entry 535 dengan target 600 dan stop loss 505.

Saham ini dinilai menarik dari sisi momentum teknikal dan potensi lanjutan penguatan.

2. TAPG

Rekomendasi beli di level entry 1.990 dengan target 2.100 serta stop loss 1.950.

Saham ini mendapat perhatian seiring sentimen positif dari kinerja emiten.

3. EMAS

Rekomendasi beli di area 9.500 dengan target 10.175 dan stop loss 9.200.

Bagikan
Artikel Terkait
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membuka 2026 dengan kinerja yang mengejutkan pasar. Emiten tambang pelat merah itu membukukan laba bersih Rp3,4 triliun pada kuartal I-2026,
Market

ANTM Meledak di Kuartal I 2026, Laba Melonjak 176 Persen! Lonjakan Harga Nikel dan Emas Jadi Mesin Cuan

Volume bijih nikel juga relatif solid di 3,4 juta wmt pada kuartal...

GOTO cetak laba perdana Rp258 miliar pada kuartal I 2026, EBITDA tembus Rp907 miliar, fintech melesat dan buyback jadi sentimen baru.
Market

GOTO Cetak Sejarah! Laba Perdana Kuartalan Rp258 Miliar, EBITDA Tembus Rp907 Miliar dan Buyback Jadi Katalis Baru

Pada segmen mobilitas, GTV turun 12 persen secara kuartalan menjadi Rp5,7 triliun....

Ringkasan perdagangan pagi 29 April 2026: Wall Street melemah, IHSG oversold, minyak tembus US$110 dan saham pilihan jadi sorotan investor.
Market

Wall Street Terkoreksi, IHSG Oversold, Minyak Tembus US$110 dan Saham Pilihan Jadi Sorotan

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran pasokan energi global terganggu lebih lama, terutama dengan...

INPS kedatangan pengendali baru, sementara TLKM, MNCN, BSDE hingga SSMS diramaikan aksi beli dan divestasi jumbo investor besar.
Market

Pengendali Baru Kuasai INPS, Big Caps Diramaikan Aksi Borong dan Divestasi Jumbo

PT Paraga Artamida menambah 2,53 juta saham PT Bumi Serpong Damai Tbk...