Home Market IHSG Terseret Zona Merah, 9 Sektor Melemah Saat Energi dan Industri Bertahan Hijau
Market

IHSG Terseret Zona Merah, 9 Sektor Melemah Saat Energi dan Industri Bertahan Hijau

Bagikan
IHSG turun ke 7.095 pada sesi I, sembilan sektor melemah. Energi dan industri jadi penahan saat tekanan pasar meluas
Ilustrasi
Bagikan

Di belakangnya, RATU naik 6,02% menjadi 6.600, sementara ELSA menguat 5,13% ke level 820. Penguatan saham-saham ini sejalan dengan kokohnya sektor energi dan industri yang masih bertahan di zona hijau.

Rotasi dana ke saham berbasis komoditas dan industri terlihat menjadi salah satu penopang di tengah tekanan pada sektor lain.

Top Losers Tekan Sentimen Pasar

Di sisi lain, pelemahan tajam beberapa saham turut menekan sentimen perdagangan. JPFA menjadi top losers dengan koreksi 6,72% ke level 2.360.

Disusul DSNG yang turun 5,65% menjadi 1.755 dan SMIL melemah 4,11% ke level 280.

Koreksi pada saham-saham ini mempertegas tekanan yang sedang membayangi pasar, terutama saat investor cenderung selektif memilih sektor defensif dan saham dengan momentum positif.

IHSG Masih Ditopang Dua Sektor, Tapi Tekanan Belum Reda

Meski pelemahan IHSG tergolong moderat, dominasi sektor yang parkir di zona merah menunjukkan tekanan belum sepenuhnya reda. Kekuatan sektor energi dan industri memang memberi bantalan, namun belum cukup mendorong indeks kembali ke area positif.

Dengan sembilan sektor terkoreksi dan jumlah saham melemah lebih banyak dibanding yang menguat, pasar terlihat masih mencari katalis baru untuk membalikkan arah.

Pergerakan sesi I ini juga menegaskan pola rotasi sektor masih menjadi tema utama perdagangan, dengan investor tampak memilih saham-saham yang punya momentum ketimbang mengambil risiko di sektor yang sedang tertekan. (*)

 

Bagikan
Artikel Terkait
Yamaha EC-06
Market

Subsidi Motor Listrik 2026 Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Skema Rp5 Juta per Unit

Jika terealisasi, program ini diprediksi akan menjadi salah satu pendorong utama percepatan...

Market

Kabar Baik untuk Industri! Bea Masuk Impor LPG Digratiskan

finnews.id – Pemerintah resmi memberikan stimulus besar bagi industri dengan memangkas bea...

Market

Kabar Baik! Pajak Kendaraan Listrik Ditunda, Pemilik EV Bisa Bernapas Lega

Dengan adanya insentif ini, diharapkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin meningkat,...

ANTM mencetak laba bersih Rp3,4 triliun di kuartal I 2026, melonjak 59%. Pendapatan, aset, dan ekuitas ikut menguat.
Market

Laba ANTM Melonjak 59 Persen, Tembus Rp3,4 Triliun di Awal 2026, Kinerja Emiten Tambang Ini Makin Panas

Bagi pasar, ini menjadi sinyal penting bahwa pertumbuhan ANTM bukan hanya berasal...