“Saya pikir salah satu komponen besar yang membatasi minat beli dolar adalah ketahanan pasar ekuitas AS khususnya. Jadi, pendapatan perusahaan masuk dengan kuat. Kita memiliki gelombang optimisme lain terkait AI. Jadi, sektor teknologi berkinerja lebih baik,” kata Derek Halpenny, kepala riset, pasar global EMEA di MUFG.
Menanti Era Baru di Federal Reserve
Pasar kini bersiap menantikan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu. Bank sentral AS diprediksi tetap mempertahankan suku bunga. Pertemuan ini kemungkinan menjadi momen terakhir bagi Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.
Kepemimpinan The Fed diprediksi akan beralih ke Kevin Warsh setelah Senator Republik Thom Tillis mencabut blokade konfirmasinya. Steve Englander dari Standard Chartered menilai bahwa isu inflasi akan menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemimpin baru nantinya.
“Ini bukan pertemuan di mana kebijakan suku bunga menjadi prioritas utama, tetapi penilaian FOMC terhadap perekonomian mungkin akan membaik,” kata Steve Englander, kepala riset valuta asing G10 global di Standard Chartered di New York.
Kondisi Mata Uang Lain dan Kripto
Tak hanya Dolar dan Yen, beberapa mata uang utama lainnya juga mengalami koreksi:
-
Euro: Turun 0,22 persen menjadi $1,1694.
-
Poundsterling: Melemah 0,37 persen ke level $1,3480.
Di pasar aset digital, Bitcoin tercatat turun sekitar 0,9 persen ke posisi $76.280,36, sementara Ether menyusut 0,7 persen menjadi $2.276,01. Pelemahan ini terjadi seiring fokus investor yang beralih ke keputusan suku bunga dari bank sentral di zona euro, Inggris, dan Kanada yang akan diumumkan akhir pekan ini.