Entry: 805
Target: 900
Stop Loss: 765
2. ESSA
ESSA disebut menarik karena konsisten uptrend, ditopang foreign inflow Rp200,3 miliar sejak awal April dan sentimen positif kenaikan harga amonia global.
Entry: 945
Target: 1.045
Stop Loss: 890
3. ERAA
ERAA dinilai berpotensi melanjutkan penguatan usai membentuk candle doji dengan volume di atas rata-rata 20 hari.
Entry: 404
Target: 442
Stop Loss: 388
4. ETF XIIC
Bagi investor defensif, IPOT menilai ETF Consumer Indonesia (XIIC) bisa menjadi alternatif menarik. Produk ini berisi saham consumer dan emiten berbasis domestik yang dinilai lebih tahan terhadap tekanan global.
Strategi Investor: Selektif dan Disiplin
Brigita menilai sektor energi masih berpotensi menjadi penopang seiring harga komoditas yang tinggi. Transportasi dan logistik juga dinilai cukup resilien, sementara saham siklikal mulai membuka ruang akumulasi selektif.
Meski peluang rebound terbuka, IPOT mengingatkan fokus utama tetap manajemen risiko. Investor disarankan mengutamakan saham dengan relative strength kuat dan katalis fundamental yang solid, bukan sekadar berburu diskon saat pasar bergejolak.
Di tengah koreksi tajam, pasar mungkin belum sepenuhnya pulih. Namun untuk trader jangka pendek, fase oversold seperti saat ini justru mulai memunculkan peluang. (*)
- analisis ihsg support 7100 april 2026
- Bursa Efek Indonesia
- etf defensif saat foreign outflow tinggi
- ETF XIIC
- foreign outflow
- IHSG oversold
- rekomendasi saham IPOT
- rekomendasi saham saat ihsg oversold april 2026
- rupiah melemah
- saham DKFT
- saham energi menarik saat ihsg turun
- saham ERAA
- saham ESSA
- saham potensial rebound menurut ipot
- strategi trading saat pasar bearish indonesia
- trading saham 2026