Siang ini, mata seluruh pelaku pasar tertuju pada pengumuman tingkat suku bunga acuan dari Bank Indonesia. Harapannya, BI tetap menahan suku bunga demi menjaga stabilitas nilai tukar. David Kurniawan, analis dari Indo Premier Sekuritas, mengingatkan bahwa menurunkan suku bunga saat ini justru berisiko memperparah pelarian modal. “Orang akan berpikir lebih baik menaruh uangnya di dolar dibandingkan di Indonesia jika bunga kita turun,” tegasnya.
Sektor Transportasi Melawan Arus, Energi Justru Terkoreksi
Meskipun IHSG sedang lesu, ternyata ada beberapa sektor yang masih pamer kekuatan. Sektor transportasi justru terbang 3,21 persen ke level 2.197. Sektor bahan baku, kesehatan, dan industri juga masih mampu bertahan di zona hijau meski tipis. Namun, sektor energi justru tertekan dengan pelemahan 0,51 persen, disusul sektor infrastruktur yang turun 0,70 persen.
Kondisi ini menunjukkan adanya rotasi sektor yang sangat cepat di pasar. Kamu harus jeli melihat peluang di tengah ketidakpastian. Jangan sampai terjebak FOMO pada saham yang sudah naik terlalu tinggi tanpa fundamental yang jelas di tengah volatilitas pasar yang sangat ekstrem seperti sekarang.
Rekomendasi Saham Hari Ini: MAPI, ESSA, dan BMRI Masuk Radar
Meski pasar sedang bergejolak, para analis tetap melihat ada celah cuan. PT Indo Premier Sekuritas memberikan beberapa pilihan teknikal yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan untuk perdagangan hari ini. Ingat, selalu pasang stop loss untuk membatasi risiko di tengah pasar yang tidak menentu.
- MAPI (PT Mitra Adiperkasa Tbk): Beli di area 1.310, target profit 1.420, batasi risiko jika turun ke 1.255.
- ESSA (PT ESSA Industries Indonesia Tbk): Masuk di level 840, target harga 920, stop loss di 795.
- BMRI (PT Bank Mandiri Tbk): Rekomendasi beli di 4.700, target kenaikan ke 4.980, jaga risiko di level 4.580.
Tetap tenang dan pantau terus perkembangan berita global. Jangan biarkan emosi menguasai keputusan investasimu. Perdamaian AS-Iran mungkin masih kabur, tapi strategi investasi yang matang akan membantumu bertahan di tengah badai bursa! (*)