Selain faktor global, Lukman juga mencatatkan bahwa kenaikan harga BBM di dalam negeri sebenarnya turut memberikan dukungan fundamental bagi rupiah. Untuk hari ini, mata uang kita diprediksi akan bergerak lincah di kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS. Jadi, buat kamu yang punya urusan dengan valas, kisaran angka ini wajib masuk radar pemantauanmu!

Waspada Tenggat Waktu Gencatan Senjata Besok!

Jangan senang dulu, kawan! Meski hari ini rupiah hijau royo-royo, risiko besar masih mengintai di hari Rabu besok. Ingat, gencatan senjata dijadwalkan berakhir pada Rabu malam waktu setempat. Jika perundingan di Islamabad menemui jalan buntu, bukan tidak mungkin harga minyak kembali meledak dan menekan rupiah kembali ke zona merah.

Situasi geopolitik yang dinamis ini menuntut kita untuk selalu waspada. Namun, untuk saat ini, mari kita nikmati momentum penguatan rupiah yang lumayan bikin hati adem. Pantau terus perkembangan dari Islamabad dan Washington karena nasib dompet kita bisa jadi ditentukan dari hasil obrolan mereka di sana! (*)