Jika konflik global tetap berlangsung namun jalur perdagangan vital seperti Selat Hormuz tidak kembali ditutup, harga emas diperkirakan bisa kembali menguat.

Ibrahim pun optimistis harga emas masih berpeluang mencapai level Rp3.500.000 per gram.

Dalam jangka pendek, harga emas berisiko mengalami penurunan. Namun, ketidakpastian global masih menjadi faktor pendorong utama yang dapat membawa harga emas naik lebih tinggi dalam jangka panjang.