Buku Shahnameh ditulis di tahun 1000. Penulisnya tokoh sastra di sana: Firdawsi. Bentuk tulisannya berupa puisi yang setiap kupletnya berisi dua baris. Shahnameh berisi 50.000 kuplet!

Waktu ke Iran sebenarnya Afifah sudah lulus S-1 ekonomi. Yakni di STIE Yogyakarta.  Lalu masuk S-1 lagi di sana. Sebelum itu dia mukim di Qom, kota suci untuk orang Syiah. Di Qom-lah dia melahirkan anak satu-satunya.

Begitu besar pengaruh literatur bagi pembentukan jiwa nasionalisme di Parsi. Termasuk dalam mengembalikan jati diri Parsi setelah dikuasai Arab dua abad lamanya. Jati diri bisa hilang. Tapi juga bisa diraih kembali. (Dahlan Iskan)