Trump mengklaim bahwa Teheran bahkan telah menawarkan janji untuk tidak memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun. “Kita akan lihat apa yang terjadi. Tapi saya pikir kita sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran,” ujar Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih.
Kabar ini langsung memukul harga minyak mentah dunia. Harga minyak Brent terpangkas 1,35% menjadi US$98,05 per barel, sementara WTI jatuh 1,74% ke posisi US$93,40 per barel. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya premi risiko pasokan energi global, yang memberikan nafas lega bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia.
Bursa Asia Memerah, Jepang Waspada Suku Bunga
Berbanding terbalik dengan IHSG, mayoritas bursa saham Asia justru terkapar. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 0,96% dan Hang Seng Hong Kong terperosok hingga 1,32%. Selain isu Iran, investor di Jepang sedang fokus pada komentar Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ), Kazuo Ueda.
Ueda memberikan sinyal hawkish bahwa bank sentral harus mempertimbangkan kenaikan suku bunga mengingat suku bunga riil Jepang saat ini masih sangat rendah. Langkah BoJ ini diprediksi akan mengubah peta aliran modal di kawasan Asia, yang memicu volatilitas tinggi pada mata uang Yen dan pasar saham regional.
Daftar Saham Pilihan Sesi I 17 April 2026
Bagi Anda yang sedang memantau portofolio, berikut adalah deretan saham yang paling aktif bergerak di sesi pertama hari ini:
| Top Gainers LQ45 | Top Losers LQ45 |
|---|---|
| SCMA, NCKL, AADI | DSSA, EXCL, BBTN |
| ASII, BREN, AKRA | INKP, ISAT, TLKM |
| ADRO | BBCA |
Dengan batas waktu gencatan senjata yang akan berakhir pada 21 April mendatang, pasar diprediksi masih akan bergerak liar (volatile). Apakah IHSG mampu mempertahankan posisinya di atas level 7.600 atau justru ikut terseret arus pelemahan global? Tetap waspada pada pergerakan sektor perbankan dan fluktuasi Rupiah di sesi kedua sore ini. (*)