Investor diperkirakan bakal tetap bersikap super hati-hati menjelang Rapat Dewan Gubernur tersebut. Lukman Leong memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per dolar AS. Dengan potensi volatilitas yang masih sangat tinggi, risiko Rupiah untuk terperosok lebih dalam ke level Rp17.200 bukanlah isapan jempol belaka jika tidak ada intervensi atau sentimen positif yang kuat.
Investor “Wait and See” Menanti Sinyal Bank Indonesia
Pertemuan Bank Indonesia pekan depan menjadi kunci penentu masa depan nilai tukar mata uang kita. Pasar sangat menantikan apakah BI akan mengeluarkan jurus jitu untuk menahan laju pelemahan ini atau justru membiarkannya mengikuti mekanisme pasar yang sedang tertekan. Bagi Anda para pelaku bisnis dan trader, memantau pergerakan cadangan devisa dan kebijakan suku bunga menjadi sangat krusial dalam situasi yang serba tidak pasti ini. (*)