Kesuksesan ini tak lepas dari kehadiran aplikasi digital bale by BTN yang penggunanya melonjak drastis sebesar 67,5% menjadi 4 juta orang. Event besar seperti BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 terbukti menjadi pendongkrak transaksi yang sangat efektif. Nilai transaksi melalui aplikasi digital ini bahkan melesat hingga 48,2% yoy! Dampaknya, biaya dana atau Cost of Fund (CoF) BTN membaik secara signifikan ke level 3,0%, turun jauh dari posisi tahun lalu yang berada di angka 4,0%.

Aset Bank BTN Tembus Setengah Kuadriliun!

Dengan pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana yang solid, total aset BTN kini melonjak 10,5% menjadi Rp517,54 triliun. Angka ini membuktikan bahwa BTN semakin kokoh sebagai pemain utama bank konsumer di Indonesia. Pihak manajemen bahkan optimis bisa membidik 5 juta pengguna aplikasi digital mereka pada akhir tahun ini seiring dengan tren gaya hidup masyarakat yang semakin aktif dan dinamis.

Rekomendasi: Saatnya Pantau Sektor Properti dan Perbankan

Kinerja brilian BTN di awal tahun 2026 ini memberikan sinyal positif bagi ekonomi nasional. Dukungan pemerintah pada sektor perumahan terbukti mampu menciptakan efek domino yang besar bagi lapangan kerja dan industri lokal. Bagi Anda yang sedang mencari peluang di sektor finansial, lonjakan laba 22% ini adalah bukti nyata bahwa strategi transformasi digital dan fokus pada hunian rakyat adalah kombinasi maut yang membuahkan hasil luar biasa. (*)