Blokade AS Tetap Berjalan

Di sisi lain, situasi terus berkembang cepat. Setelah perundingan maraton gagal, Komando Pusat AS mengumumkan akan memulai blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang terhubung dengan pelabuhan Iran.

Operasi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 10 pagi waktu AS Timur atau setara 10 malam waktu Singapura pada hari Senin.

Langkah ini meningkatkan kekhawatiran akan potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

China Bantah Tuduhan Pasok Senjata ke Iran

Selain isu blokade, China juga menanggapi tuduhan terkait dukungan militer kepada Iran. Guo Jiakun dengan tegas membantah laporan tersebut.

Ia menyebut tuduhan itu sebagai “fitnah tanpa dasar dan asosiasi jahat”.

Di tengah tekanan geopolitik, Presiden Donald Trump sebelumnya mengancam akan mengenakan tarif 50 persen terhadap negara yang memasok senjata ke Iran.

Menanggapi hal itu, China menegaskan komitmennya terhadap regulasi internasional.

“China secara konsisten mengambil pendekatan yang bijaksana dan bertanggung jawab terhadap ekspor senjata,” kata Guo, seraya menambahkan bahwa kebijakan tersebut sesuai dengan hukum domestik dan kewajiban internasional.