Home Nasional Buruknya Tata Kelola Anggaran dan Komunikasi Antar Menteri yang Tidak Sinkron Timbulkan Pertanyaan di Tengah Masyarakat
Nasional

Buruknya Tata Kelola Anggaran dan Komunikasi Antar Menteri yang Tidak Sinkron Timbulkan Pertanyaan di Tengah Masyarakat

Bagikan
Pemerintah menggelar Bazar Rakyat di kawasan Monas.
Bagikan

finnews.id – Pemerintah menyelenggarakan Bazar Rakyat sebagai upaya menyuguhkan hiburan bagi warga sekaligus memacu roda ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setelah masa Lebaran usai.

Acara ini dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu, 28 Maret 2026. Berlangsung dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, bazar ini merangkul para pedagang dari berbagai pusat perbelanjaan ternama seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Senen, dan pasar-pasar lainnya di wilayah Jakarta.

Fokus pada Pemberdayaan Pedagang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa kehadiran pelaku UMKM merupakan elemen krusial dalam perhelatan ini.

“Untuk menghidupkan UMKM-UMKM, pedagang-pedagang. Jadi ada pasar Tanah Abang, Pasar Senen, Pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain se-Jabodetabek,” jelas Teddy, dikutip dari website Setkab RI.

Distribusi Sembako dan Kuliner Gratis

Pihak Istana Kepresidenan telah mengalokasikan 100.000 kupon belanja barang dan sembako gratis dengan nilai nominal Rp500.000 per kupon. Tak hanya itu, masyarakat juga dimanjakan dengan 300.000 porsi makanan gratis yang disajikan oleh 800 pedagang kaki lima.

Mekanisme penyaluran bantuan ini dijelaskan lebih lanjut oleh Seskab:

“Melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya, kemudian masyarakat yang datang gratis diberikan kupon, kemudian mereka menukarkan kupon itu.”

Secara rinci, setiap kupon senilai Rp500.000 tersebut terbagi menjadi dua peruntukan:

  • Rp300.000 untuk paket sembako.

  • Rp200.000 untuk dibelanjakan berbagai produk kerajinan atau barang dari tenant UMKM di lokasi.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan adanya pembagian berbagai hadiah melalui sistem door prize. Pemerintah menyediakan ribuan hadiah menarik bagi pengunjung yang beruntung, di antaranya adalah 1.000 unit sepeda dan 100 unit motor listrik.

Dari Mana Anggaran Bazar Rakyat?

Menggelar acara segebyar ini tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi, selain menghadirkan UMKM, juga turut dihelat panggung musik yang menampilkan grup band Wali dan Bagindas. Kemudian, ada juga ragam permainan untuk anak-anak.

Lalu, dari mana anggaran untuk perhelatan pasar murah ini? Baik Setkab Teddy, maupun Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman yang hadir dalam jumpa pers di kawasan Monas pada Sabtu malam itu, tidak menjawab dengan gamblang.

Maman mulanya dikonfirmasi oleh media, apakah sumber pembiayaan acara itu diambil dari pos anggaran Kementerian UMKM? Namun, Menteri UMKM itu Nampak gelagapan di hadapan wartawan.

“Enggak, enggak. Ini pos anggarannya di.. di… di…” ucap Maman sambil bergestur ke arah Teddy.

Belum selesai Maman berbicara, Teddy memotongnya: “Pokoknya ada, oke,” kata Teddy.

Kebingungan menjawab asal anggaran di depan media massa ini memberi gambaran buruknya komunikasi antar Menteri, sehingga tidak bisa memberi penjelasan gambling pada masyarakat soal anggaran.

Dan juga menimbulkan pertanyaan besar di tengah-tengah masyarakat, dari mana sebenarnya anggaran Bazar Rakyat ini berasal. Terlebih, mengingat jumlah anggaran yang dikeluarkan pun tidak sedikit, karena panitia membagikan kupon pada masyarakat yang hadir.

Jika kupon yang dibagikan 100 ribu lembar, dengan nilai masing-masing Rp500 ribu, maka setidaknya anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp50 miliar. Yang jadi pertanyaan, dari pos mana itu berasal?

Perintah Presiden Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya menggelar kegiatan pasar murah untuk warga Jakarta.

“Masih dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri, atas instruksi Presiden Prabowo, nanti sore bertempat di halaman Monumen Nasional (Monas), Istana kembali akan menyambut warga,” kata Setkab Teddy lewat akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Sabtu siang.

Menurut Teddy, perintah Presiden untuk mengadakan kegiatan ini berawal dari antusiasme masyarakat saat Hari Lebaran pekan lalu di Istana Kepresidenan.

“Bapak Presiden ingin sebanyak-banyaknya rakyat dapat berbagi kebahagiaan Lebaran dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan,“ tuturnya.

 

Bagikan
Artikel Terkait
Nasional

Loker Perbankan April 2026: Bank BRI, BCA, hingga BPD DIY Buka Rekrutmen Besar-besaran

finnews.id – Industri perbankan Indonesia kembali membuka pintu lebar bagi para pencari...

Nasional

Polri Sebut Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Lewat Jalur Reguler, Tak Ada Kuota Khusus

finnews.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa proses rekrutmen Taruna dan...

Nasional

BMKG Prediksi Puncak Kemarau Banten Juli–Agustus 2026, Warga Diminta Bersiap

finnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau...

Nasional

Ini Kategori Bayi Baru Lahir yang Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan

finnews.id – Isu mengenai bayi baru lahir yang bisa langsung menjadi peserta...