Home Internasional Iran Tuding Misi Penyelamatan Pilot AS Hanya Kedok untuk Curi Uranium yang Diperkaya
Internasional

Iran Tuding Misi Penyelamatan Pilot AS Hanya Kedok untuk Curi Uranium yang Diperkaya

Bagikan
Iran tuding misi penyelamatan pilot AS sebagai kedok curi uranium.
Bagikan

finnews.id – Ketegangan antara Teheran dan Washington kembali memuncak pada Senin (6/4/2026). Kementerian Luar Negeri Iran melontarkan tuduhan serius bahwa operasi militer Amerika Serikat untuk menyelamatkan seorang pilot yang jatuh kemungkinan besar merupakan upaya terselubung untuk mencuri cadangan uranium yang diperkaya milik Republik Islam tersebut.

Klaim Kontradiktif Antara Washington dan Teheran

Polemik ini bermula dari pernyataan Presiden Donald Trump pada hari Minggu. Trump mengumumkan bahwa pasukan AS berhasil menemukan anggota kru kedua dari pesawat jet tempur F-15E yang jatuh di wilayah Iran pada hari Jumat lalu. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai sebuah operasi pencarian dan penyelamatan yang “berani”.

Namun, pihak militer Iran memiliki sudut pandang yang sangat berbeda. Mereka melabeli aksi tersebut sebagai “misi penipuan dan pelarian” yang berhasil mereka gagalkan sepenuhnya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan adanya kejanggalan dalam koordinat lokasi operasi tersebut.

“Area tempat pilot Amerika diklaim berada di Kohgiluyeh dan Provinsi Boyer-Ahmad sangat jauh dari area tempat mereka mencoba mendarat atau ingin mendaratkan pasukan mereka di Iran tengah,” kata Baqaei, Senin, 6 April 2026.

Kecurigaan Pencurian Nuklir di Balik Operasi Militer

Baqaei menambahkan bahwa ketidakpastian mengenai lokasi jatuhnya pesawat memicu kecurigaan besar akan adanya niat lain dari pihak Amerika.

“Kemungkinan bahwa ini adalah operasi penipuan untuk mencuri uranium yang diperkaya sama sekali tidak boleh diabaikan.”

Lebih lanjut, ia menyebut operasi militer tersebut berakhir sebagai sebuah “bencana” bagi Amerika Serikat. Pihak berwenang Iran mengeklaim bahwa manuver AS ini tidak berjalan mulus seperti narasi yang berkembang di Washington.

Insiden Pendaratan Darurat di Isfahan

Berdasarkan keterangan militer Iran, beberapa pesawat tempur milik Amerika Serikat terpaksa melakukan pendaratan darurat di wilayah provinsi Isfahan selatan. Kejadian ini terjadi setelah armada tersebut terkena tembakan selama menjalankan misi.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa pihak Amerika Serikat akhirnya mengambil langkah drastis terhadap aset mereka sendiri.

AS “terpaksa membombardir pesawat yang jatuh itu secara besar-besaran”, ungkap militer Iran merujuk pada upaya penghancuran bangkai pesawat agar tidak jatuh ke tangan lawan.

Hingga saat ini, tuduhan mengenai pengalihan fokus dari penyelamatan personel menjadi upaya pengambilan material nuklir ini terus memicu perdebatan panas di kancah internasional. Publik kini menanti respons resmi lebih lanjut dari pihak Gedung Putih terkait klaim serius dari Teheran ini.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Iran Siap Respons Gencatan Senjata, Tapi Tak Akan Tunduk pada Tekanan AS!

finnews.id – Iran menyatakan telah merumuskan posisi dan tuntutannya terkait usulan gencatan...

Internasional

Tak Hiraukan Protes Diplomatik, China Hukum Mati WN Prancis

finnews.id – Pemerintah Prancis melalui Kementerian Luar Negeri mengumumkan kabar mengejutkan terkait...

Militer AS Terjepit! Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat C-130 Hercules Kedua di Tengah Operasi Penyelamatan
InternasionalUncategorized

Militer AS Terjepit! Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat C-130 Hercules Kedua di Tengah Operasi Penyelamatan

Radarpena.co.id – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih yang sangat mengkhawatirkan....

Internasional

Sayap Bersenjata Hamas: Usulan Perlucutan Senjata Tidak Dapat Diterima!

finnews.id – Sayap bersenjata Hamas memberikan pernyataan tegas terkait kelanjutan proses perdamaian...