Home Ekonomi Heboh! Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Gak Naik Sampai Akhir 2026, Cek Faktanya!
Ekonomi

Heboh! Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Gak Naik Sampai Akhir 2026, Cek Faktanya!

Bagikan
Geger! Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Gak Naik Sampai Akhir 2026, Cek Faktanya!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konferensi pers, Senin, 6 April 2026. - Nungki Kartika Sari -
Bagikan

Hasil hitung-hitungannya pun mengejutkan. Meski harga minyak dunia naik tajam, defisit anggaran negara tetap bisa dijaga di angka 2,9 persen. Angka ini masih berada dalam batas aman yang ditetapkan undang-undang. Jadi, spekulasi bahwa negara bakal kehabisan napas untuk subsidi BBM bisa langsung ditepis jauh- jauh.

“Hanya saja saya ingin menegaskan bahwa subsidi terhadap BBM-BBM subsidi itu tidak akan dihilang, akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun,” tegas Purbaya meyakinkan publik.

Ada Bantalan Fiskal: Dana Cadangan Kalau Kondisi Kepepet

Pemerintah ternyata punya “tabungan rahasia” yang sangat besar. Purbaya mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki bantalan fiskal berupa Sisa Anggaran Lebih (SAL) mencapai Rp420 triliun. Dana cadangan ini berfungsi sebagai pelindung jika terjadi guncangan harga minyak yang tidak terduga di pasar internasional.

“Kalau kepepet itu masih bisa dipakai,” jelas Purbaya singkat namun padat. Dengan adanya cadangan dana sebesar itu, pemerintah memiliki ruang gerak yang sangat luas untuk tetap memberikan subsidi tanpa harus mengorbankan sektor pembangunan lainnya.

Masyarakat Jangan Spekulasi, Fokus Saja Beraktivitas!

Melalui kebijakan ini, pemerintah ingin memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha. Tidak perlu lagi ada kekhawatiran soal kenaikan biaya transportasi atau inflasi harga pangan akibat BBM. Menkeu mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu miring soal kemampuan keuangan negara.

Setiap kebijakan yang diambil sudah melalui perhitungan matang yang mempertimbangkan dampak fiskal secara menyeluruh. Dengan harga energi yang stabil, diharapkan roda ekonomi nasional bisa terus berputar kencang di tengah dinamika global yang tak menentu. Jadi, mari kita manfaatkan momentum stabilitas ini untuk terus produktif!  – Nungki Kartika Sari

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam sebesar 3,08 persen ke level 6.396 pada penutupan perdagangan sesi I hari Selasa
Ekonomi

Tak Baik-baik saja, IHSG Jebol 3 Persen, Apa Penyebabnya?

Finnews.id – EKONOMI  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam sebesar...

Rupiah menjadi mata uang paling lemah karena adanya tekanan ganda yang datang dari kenaikan harga minyak serta kondisi domestik
Ekonomi

Rupiah Lemas Hari ini, Obligasi Ikut Gerah

Finnews.id – EKONOMI  Rupiah kembali jatuh ke level terendah di sepanjang sejarah...

Menko Pangan jelaskan bahwa stabilitas harga pangan adalah prioritas utama. Dengan ini, pemerintah menyerap selisih harga pasar internasional
EkonomiNews

Kabar Gembira buat Emak-Emak! Pemerintah Pasang Badan Subsidi Harga Pangan Impor yang Kian Melejit!

Kini, kementerian terkait tengah menyempurnakan mekanisme penyaluran subsidi tersebut agar tepat sasaran...

PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

Nggak cuma itu, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki juga...