Melansir laporan Al Jazeera, Jumat (3/4/2026), militer AS dan Israel kini menyasar berbagai infrastruktur vital di dalam dan sekitar ibu kota Teheran. Operasi ini bertujuan untuk memutus rantai pasok logistik bagi Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Pasukan AS secara sengaja mengebom jembatan dan jalan raya utama untuk menghambat pergerakan militer Iran. Pejabat Washington berdalih bahwa jembatan tersebut menjadi jalur distribusi material drone militer.
Sebaliknya, Teheran membantah tudingan itu dan bersikeras bahwa target serangan merupakan infrastruktur sipil. Jika klaim Iran terbukti benar, maka serangan AS tersebut secara otomatis melanggar hukum internasional. Hingga saat ini, operasi militer besar-besaran AS masih terus berlangsung di langit Iran.(*)