Aktifnya Indonesia di berbagai forum internasional seperti ASEAN, G20, hingga Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menuntut kehadiran pemimpin negara untuk memastikan suara Indonesia tetap didengar. Prabowo menginginkan ekonomi nasional bertransformasi agar posisi Indonesia semakin kuat dan mandiri.

“Saya ingin perkuat ekonomi dan transformasi kita supaya kita tidak bisa dibentak-bentak oleh kekuatan asing. Jika hubungan kita tidak baik, kita akan mendapat tekanan macam-macam yang merugikan rakyat,” pungkas Presiden.

Melalui langkah diplomasi proaktif ini, pemerintah berharap stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian kondisi global, sekaligus memastikan ketersediaan lapangan kerja bagi jutaan masyarakat Indonesia tetap aman.