finnews.id – Presiden AS Donald Trump mengatakan, pasukan AS akan melakukan serangan intensif terhadap target Iran dalam beberapa hari mendatang.
“Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras selama minggu depan,” kata Trump kepada Fox News Radio, dalam sebuah wawancara yang disiarkan Jumat, 13 Maret 2026.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Iran akan bangkit untuk mengganti pemerintah mereka setelah serangan militer Amerika dan Israel, tetapi menambahkan bahwa hal itu mungkin tidak akan terjadi segera.
“Saya benar-benar berpikir itu adalah rintangan besar yang harus diatasi oleh orang-orang yang tidak memiliki senjata. Saya pikir itu adalah rintangan yang sangat besar. Itu akan terjadi, tetapi mungkin tidak segera,” kata Trump.
Sebelumnya pada hari itu, Trump mengancam Iran dengan serangan lebih lanjut setelah pemimpin baru Republik Islam itu memberi sinyal pembangkangan dan menyatakan tidak akan ada pelonggaran perang yang mengganggu aliran energi dan pasar global.
Hingga kini Iran masih terus memblokir selat Hormuz. Langkah ini membuat kapal-kapal tanker pengangkut minyak mentah dari negara-negara Teluk tidak bisa melintas.
Namun, Trump sesumbar akan bisa mengatasi blokade tersebut.
“Kita memiliki daya tembak yang tak tertandingi, amunisi tak terbatas, dan banyak waktu,” katanya di Truth Social. “Lihat apa yang akan terjadi pada para bajingan gila ini” pada hari Jumat, katanya, merujuk pada para pemimpin Iran.