Oleh: Dahlan Iskan
Yang terlibat perang IsAm-Iran, yang hancur perasaan kita semua.
Orang Indonesia. Juga orang di banyak negara.
Kian keras Amerika Serikat menekan Iran kian keras sikap yang ditekan –kian dalam pula persoalan di dalam negeri kita.
Pun kian tampak Amerika mencari Ayatollah yang pro padanya justru kian cepat terpilih Ayatollah yang paling anti Amerika: Ayatollah Mojtaba Khamenei. Ia putra kedua Ayatollah Ali Khamenei yang gugur di serangan hari pertama IsAm.
Begitu cepat Mojtaba terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran. Ia sudah terpilih menggantikan ayahnya tidak sampai 10 hari kemudian.
Padahal suasananya sangat tidak mungkin melaksanakan sidang dewan Ayatollah yang beranggotakan sekitar 80 orang itu. Israel-Amerika terus memonitor kapan sidang mereka dilaksanakan. Di mana. Begitu terdeteksi bom besar diluncurkan ke lokasi itu. Sekali bom sapu bersih.
Ternyata Israel-Amerika tidak bisa mendeteksinya. Atau, para Ayatollah itu punya cara khusus melaksanakan sidang. Pasti tidak lewat grup WA.
Atau sejenisnya.
Itu bisa langsung disadap. Jadi sasaran empuk.
Kalau saja Khamenei tidak gugur sebagai martir, belum tentu Mojtaba yang terpilih. Mojtaba belum mencapai tingkat setinggi Ayatollah lainnya.
Ia belum menjadi ”guru”.
Belum juga menerbitkan semacam disertasi ijtihad fikih.
Tapi kemartiran ayahnya telah lebih menyatukan sikap para Ayatollah di sana.
Itu seperti terang-terangan menampar muka Presiden Donald Trump di panggung dunia. Trump-lah yang memberinya gelar “kelas ringan”.
Kini yang “kelas ringan” itu berani naik ring menantangnya.
Maka Israel-Amerika kembali punya buruan No 1 lagi: Ayatollah Mojtaba.
Betapa sibuk intelijen mereka mencari tahu di mana posisi Mojtaba. Inilah pemimpin baru yang langsung menghadapi risiko terbesar: di bom Israel-Amerika.
Ia juga pemimpin baru yang menghadapi penurunan kekuatan persenjataan yang sangat drastis –pusat-pusat penyimpanan senjata Iran dihancurkan Israel-Amerika.
Saya sulit membayangkan bagaimana mekanisme komando ke bawah dalam situasi terus digempur dari udara seperti itu.