“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya.
Komitmen tersebut tercermin tidak hanya dalam penguatan tata kelola dan struktur pengelolaan aset negara, tetapi juga dalam berbagai inisiatif yang menegaskan bahwa hasil pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi generasi muda Indonesia.
Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) turut berpartisipasi dalam momentum satu tahun perjalanan Danantara Indonesia melalui berbagai inisiatif yang mendukung penguatan fondasi generasi masa depan. Partisipasi tersebut diwujudkan melalui program “Danantara untuk Generasi Emas”, yang menghadirkan dukungan nyata bagi anak-anak Indonesia melalui penyediaan perlengkapan belajar sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan bahwa sinergi BUMN dalam ekosistem Danantara menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional.
“Melalui program Danantara untuk Generasi Emas, kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat fondasi masa depan bangsa. Dukungan terhadap pendidikan anak-anak Indonesia merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih kuat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Nixon.
Dalam program tersebut, BTN menyalurkan 5.500 paket perlengkapan sekolah yang didistribusikan kepada siswa dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), serta sekolah luar biasa (SLB) di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, serta di Kota Batam dan Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Penyaluran ini merupakan bagian dari gerakan nasional penyaluran 88.000 paket perlengkapan sekolah yang diinisiasi Danantara Indonesia bersama BUMN untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.