Sementara itu, sejak ruangan kerjanya disegel, Yulian mengaku untuk sementara menjalankan tugas dari ruang lain di lingkungan kantor pemerintah daerah.
“Kalau saya pindah di ruangan untuk aktivitas. Saya sudah aktif sejak kemarin dan tetap bekerja dari sana sambil membantu teman-teman penyidik dari KPK,” jelasnya.
Selain kantor bupati, Yulian juga membenarkan adanya penggeledahan di beberapa lokasi lain. Berdasarkan informasi yang diterimanya, tim KPK juga melakukan penggeledahan di rumah dinas bupati serta salah satu rumah anggota DPRD setempat.
Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan oleh penyidik KPK masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi dari KPK terkait perkara yang sedang ditangani dalam penggeledahan tersebut.
Sebelumnya KPK diketahui menggeledah rumah pribadi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Pekalongan, Kamis (5/3) sore.
Salah seorang warga setempat menyebut rombongan KPK datang menggunakan tiga mobil berjenis Toyota Innova.
“Malam harinya sempat makan di warung saya. Iya dari KPK itu,” jelas salah satu warga yang memberi keterangan.