Rukun utamanya meliputi niat ihram dari miqat, tawaf, sa’i, dan tahallul (cukur rambut).
Umroh bertujuan meningkatkan ketaqwaan, memperbaiki diri, dan menjadi tamu Allah SWT.
Rukun Umroh (Wajib Dipenuhi)
Berikut adalah rincian panduan ibadah umroh:
- Ihram: Berniat memulai umroh dari batas miqat memakai pakaian ihram.
- Tawaf: Mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali.
- Sa’i: Berjalan kecil/lari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.
- Tahallul: Mencukur atau memotong rambut.
- Tertib: Melaksanakan rukun secara berurutan.
Syarat Wajib Umroh:
Beragama Islam, baligh (dewasa), berakal sehat, merdeka (bukan budak), dan mampu (istitha’ah) baik secara fisik maupun biaya.
Larangan Saat Ihram:
Menggunakan wewangian, mencukur rambut/kuku, menutup kepala (bagi pria), menikah/menikahkan, dan berhubungan suami istri.
Waktu Pelaksanaan:
Umroh dapat dilakukan kapan saja, namun makruh dilakukan pada hari Arafah, Idul Adha, dan hari Tasyriq.
Perbedaan dengan Haji:
Umroh tidak memerlukan wukuf di Arafah, mabit, dan melontar jumrah, serta waktunya lebih singkat (biasanya 9-14 hari).
Keutamaan:
Penghapus dosa di antara dua umroh dan salah satu bentuk jihad bagi wanita.